Menaker Lapor Subsidi Gaji Gelombang 2 Tahap II Telah Cair untuk 5,9 Juta Pekerja

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, membeberkan progres pencairan bantuan subsidi upah (BSU) gelombang 2. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyebutkan, bantuan subsidi upah gelombang 2 sudah cair ke 5,9 juta rekening per 23 November 2020.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menaker Lapor Subsidi Gaji Gelombang 2 Tahap II Telah Cair untuk 5,9 Juta Pekerja
Menaker Ida Fauziah resmi jabat Ketua Menteri-Menteri Ketenagakerjaan se-ASEAN. ©Istimewa

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, membeberkan progres pencairan bantuan subsidi upah (BSU) gelombang 2. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyebutkan, bantuan subsidi upah gelombang 2 sudah cair ke 5,9 juta rekening per 23 November 2020.

Angka tersebut sama dengan 53,63 persen dari total target penerima bantuan sebesar 11 juta penerima di tahap 2. "Anggaran yang sudah tersalurkan sebesar Rp 7,1 triliun dari total anggaran sebesar Rp 13,2 triliun," ujar Menteri Ida dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (25/11).

Pencairan BSU tersebut dibagi ke dalam 6 batch. Hingga 23 November, penyaluran subsidi gelombang 2 sudah memasuki batch 4.

Batch 1 penyalurannya mencapai 99,9 persen. Batch 2 mencapai 65,47 persen, batch 3 mencapai 41,81 persen dan batch 4 mencapai 24,28 persen.

Kendala Pencairan Dana

Tercatat, masih ada 3.016 orang di 4 batch tersebut yang masih belum mendapat bantuan pemerintah. Sisanya, batch 5 dan batch 6 akan segera diproses oleh Kemenaker.

"Ini masih dalam proses realisasi penyaluran dari bank penyalur, bank Himbara, ke penerima program," ujar Ida.

Sementara itu untuk penyaluran BSU tahap 1 sudah mencapai 98,78 persen. Masih ada 151.000 orang yang belum menerima bantuan. Menteri Ida menyampaikan beberapa kendala pencairan BSU tersebut.

"Adanya rekening yang bermasalah, duplikasi, sudah tutup, tidak valid, pasif, dibekukan, tidak sesuai dengan NIK. Lalu, data yang dikirim BPJS Ketenagakerjaan juga tidak lengkap," ujarnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

Rekomendasi