Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketua BPK: Covid-19 Buat Pembangunan Keberlanjutan di RI Sulit Dicapai

Ketua BPK: Covid-19 Buat Pembangunan Keberlanjutan di RI Sulit Dicapai gedung bpk. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna mengatakan, ada beberapa program tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia yang akan sulit dicapai. Hal itu terjadi karena dampak dari kondisi pandemi Covid-19 yang merata secara global.

"Covid-19 membuat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 semakin sulit," kata dia dalam Webinar Internasional Ensuring Transparency and Accountability in Covid-19 Pandemic: a Multi-Stakeholder Approach/Perspective di Jakarta, Senin (11/1).

Dia menyebut beberapa program pembangunan berkelanjutan atau SDGS yang terancam tidak tercapai ialah nomor tiga. Yakni memastikan kehidupan yang sehat dan mempromosikan kesejahteraan untuk semua usia,

Kemudian SDGs satu, untuk mengakhiri kemiskinan ekstrem dalam segala bentuk, SDGs 10, untuk mengurangi ketidaksetaraan, SDGs dua, untuk mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan peningkatan gizi.

Terakhir yakni SDG keempat. Yakni untuk memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan adil serta mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup bagi semua.

Dia menyadari Covid-19 telah menempatkan ekonomi dunia dalam kondisi yang buruk dan mendorong jutaan orang kembali ke dalam kemiskinan, memperburuk ketimpangan dan memaksa banyak orang untuk tetap, atau kembali, hidup dalam kemiskinan ekstrim.

"Hal ini dapat diukur dengan mempengaruhi kapasitas keluarga dalam menyediakan kebutuhan seperti makanan dan pendidikan bagi keluarganya," ujarnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP