Jakarta terancam krisis listrik karena proyek reklamasi

Proyek reklamasi berpotensi mengganggu sistem pipa gas PHE ONWJ ke PLTG Tanjung Priok dan Muara Karang.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Jakarta terancam krisis listrik karena proyek reklamasi
Mati lampu. reuters

Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mengingatkan ancaman krisis listrik DKI Jakarta akibat proyek reklamasi. Proyek reklamasi berpotensi mengganggu sistem pipa gas PHE ONWJ ke PLTG Tanjung Priok dan Muara Karang.

"PLTG ini salah satu penyuplai listrik DKI Jakarta," ujar Communication and Relation Manager PHE ONWJ, Donna Priadi, saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/7).

Perusahaan saat ini tengah melakukan kaji risiko akibat proyek reklamasi. Jika sudah mendapatkan hasil, perusahaan akan melaporkan hasil kajian pada SKK Migas. Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok turut akan dilaporkan mengenai potensi bahaya ini.

"Pertama-tama tentunya kita akan lapor ke SKK Migas. Nanti dilihat apakah perlu diteruskan ke Pemda DKI. Seharusnya mereka (Pemda DKI) juga sudah mengetahui hal ini (potensi bahaya)," tuturnya.

Proyek Pulau G menjadi potensi gangguan terdekat dari jalur pipa gas PHE ONWJ. Selain merugikan DKI Jakarta, terganggunya jalur pipa turut berdampak negatif pada perseroan. Sebab, separuh produksi gas PHE ONWJ dikirim ke dua PLTG tersebut.

"Lebih dari separuh produksi gas untuk dua PLTG," ucapnya.

Rekomendasi