ITDC disebut tertarik kelola Kawasan Ekonomi Khusus di Bangka Belitung

Ketertarikan ITDC sendiri diperkuat ketika pihaknya hadir dalam rapat koordinasi (rakor) mengenai usulan pembentukan KEK pariwisata yang di gelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Padahal apabila berdasarkan undangan, menurutnya ITDC tidak masuk daftar list.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
ITDC disebut tertarik kelola Kawasan Ekonomi Khusus di Bangka Belitung
Turis berjemur di Kuta. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Pemerintah Jokowi-JK berencanan membangun dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kepulauan Bangka Belitung. Dua kawasan ini akan dibangun di daerah Tanjung Gunung, Bangka Tengah dan Sungai Liat, di Pulau Bangka. Lalu siapa yang akan ditunjuk untuk menjadi pengelola KEK tersebut?

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengatakan, saat ini belum ditetapkan siapa yang akan mengelola dua KEK tersebut, namun sudah ada tanda-tanda ketertarikan dari pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk mengelola kawasan pariwisata itu.

"(Ada kemungkinan dikelola ITDC?) Iya ada kemungkinan kira-kira begitu. Karena ITDC tidak sembarangan mengelola kawasan dia ada pertimbangannya," kata dia saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (5/11).

Erzaldi menyebut, ketertarikan ITDC sendiri diperkuat ketika pihaknya hadir dalam rapat koordinasi (rakor) mengenai usulan pembentukan KEK pariwisata yang di gelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Padahal apabila berdasarkan undangan, menurutnya ITDC tidak masuk daftar list.

"ITDC tadi hadir tapi tidak diundang, cuma menilai potensi .Tapi tiba-tiba dia memperkenalkan diri. 'Pak saya mau ikut rapat' dan dia tadi sebagai pendengar yang baik. Artinya menarik dong," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil di kantornya, guna membahas mengenai usulan pembentukan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata.

Menteri Sofyan mengatakan, rapat tersebut salah satunya mengusulkan pembangunan KEK di Pulau Bangka. Beberapa usulan untuk KEK tersebut yakni berada di Tanjung Gunung, Bangka Tengah dan Sungailiat, di Pulau Bangka.

"Baru membicarakan tentang KEK Bangka," katanya

Rekomendasi