Di Amerika, Presiden Jokowi incar kerja sama bidang kelistrikan

Presiden juga dijadwalkan bertemu dengan petinggi perusahaan minyak yang beroperasi di Indonesia.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Di Amerika, Presiden Jokowi incar kerja sama bidang kelistrikan
Ilustrasi Satu Tahun Jokowi-JK. ©2015 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kenegaraan perdana ke Amerika Serikat pada akhir pekan depan. Presiden Jokowi akan ke Washington DC dan menyambangi Silicon Valley, California pada 25-27 Oktober 2015. Dalam rencana, Presiden Jokowi akan mengajak 13 menteri Kabinet Kerja, salah satunya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. Direktur Jendral Minyak dan Gas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja mengatakan nantinya presiden bersama Menteri ESDM akan membahas bersama pemerintah Amerika Serikat soal kelistrikan. Nantinya, akan melakukan penandatangan nota kesepahaman atau MoU terkait listrik.

Pasalnya, pemerintah saat ini memiliki proyek ambisius yakni program 35.000 MW. "Nanti pak presiden bersama 13 menteri, ada menteri ESDM akan melakukan MoU soal listrik," jelas dia di Gedung Ditjen Migas, Jakarta, Kamis (22/10).Selain itu, presiden juga dijadwalkan bertemu dengan petinggi perusahaan minyak yang beroperasi di Indonesia. "Di Amerika dari sisi migas pak presiden akan bertemu dengan pimpinan perusahaan Indonesia yang ada disana seperti Chevron, Exxon yang akan membahas mengenai gas, CEO mereka akan bertemu dengan presiden," ujarnya.Seperti diketahui, Presiden Jokowi juga akan membicarakan perihal bagaimana investor asing dapat menanamkan modalnya di Indonesia. Bersama Presiden Barack Obama, Presiden Jokowi juga akan membahas kerja sama bidang pertahanan, maritim dan energi.

Rekomendasi