Dana hasil tax amnesty akan digunakan untuk bangun kilang

"Banyak, jumlah proyeknya ratusan, kita butuh investasi sekitar USD 46 miliar ," kata Dirjen Migas ESDM.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Dana hasil tax amnesty akan digunakan untuk bangun kilang
kilang. ©2012 Merdeka.com

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja mengatakan, aliran dana repatriasi tax amnesty akan disalurkan untuk investasi pembangunan infrastruktur di sektor migas. Misalnya, proyek infrastruktur pembangunan Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti kilang dan infrastruktur pendukung lainnya.

"Banyak, jumlah proyeknya ratusan, kita butuh investasi sekitar USD 46 miliar ," ujarnya di Gedung Arsip Kementerian ESDM, Tangerang Selatan, Rabu (20/7).

Wirat berharap, dana tax amnesty juga bisa disalurkan untuk proyek-proyek infrastruktur hulu migas. Selain itu, pihaknya juga sangat membutuhkan pembangunan Infrastruktur Jaringan Pipa Gas (Jargas) dan pembangunan regasifikasi terminal serta storage.

"Jargas, regasifikasi terminal yang juga sangat butuh. Kita juga berharap dana ini bisa masuk untuk meningkatkan storage (penyimpanan) kita. Jadi untuk peningkatan kapasitas cadangan penyangga BBM dan crude (minyak mentah)," ungkap dia.

Meski demikian, Wirat mengaku belum tahu dana itu akan disalurkan melalui skema seperti apa. "Yang jelas di hulu kita berharap di eksplorasi, di Mid stream juga, seperti pipa dan sebagainya," tutup dia.

Rekomendasi