Cerita Lucu Saat Jokowi Beri Pekerjaan pada Lulusan Itenas di Senayan

Jokowi coba mengajak peserta untuk naik ke atas panggung dan berbagi kesan. Salah seorang yang memberanikan diri untuk naik yakni Fauzan, fresh graduate dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Institute Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Cerita Lucu Saat Jokowi Beri Pekerjaan pada Lulusan Itenas di Senayan
Jokowi berikan sertifikat kepada 16 ribu tenaga kerja konstruksi. ©Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan sertifikat kepada 16.000 tenaga kerja konstruksi. Proses sertifikasi diberikan kepada 6.000 perwakilan tenaga kerja konstruksi di Istora Senayan, Jakarta.

Acara sertifikasi tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kategori, mulai dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Politeknik dan Universitas, hingga para tenaga kerja konstruksi yang belum bersertifikat.

Pada kesempatan itu, Jokowi coba mengajak peserta untuk naik ke atas panggung dan berbagi kesan. Salah seorang yang memberanikan diri untuk naik yakni Fauzan, fresh graduate dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Institute Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung.

Berkat keberaniannya, Jokowi mengganjarnya dengan sebuah hadiah. Bukan sepeda seperti yang kerap diberikannya, melainkan sebuah pekerjaan.

Jokowi lantas meminta Fauzan untuk menghubungi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. "Nanti bisik-bisik ke Menteri PU (Basuki). Penempatannya di mana terserah. Sudah sana lapor dulu," serunya kepada Fauzan, Selasa (12/3).

Selepas berpamitan kepada Jokowi, Fauzan segera menghampiri Menteri Basuki dan berkomunikasi dengannya. Tak ayal, aksi tersebut mengundang gelak tawa dari para peserta lain yang menyaksikannya.

Saat dimintai tanggapan seusai acara, Menteri Basuki mengatakan, dia akan mencarikan pekerjaan yang cocok untuk Fauzan. Namun, dia tak bisa memastikan Fauzan bisa menjadi PNS di Kementerian PUPR, sebab itu harus melalui proses seleksi CPNS.

"Jadi PNS harus kita tes secara nasional. Mungkin bisa kita tarik ke magang (di Kementerian PUPR) atau bekerja di BUMN," ujar Menteri Basuki.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi