Demonstrasi yang dilakukan sejumlah ormas pada 4 November 2016 lalu terkait kasus penistaan agama oleh Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama secara langsung berpengaruh pada ekonomi Indonesia
Kepala Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, demo tersebut membuat harga pangan naik karena banyaknya permintaan.
"Ya saya engga menduga, namun saya lihat ya mungkin yang misalnya harga nasi rames naik. Itu ada kenaikan di harga nasi (bungkus) rames. Untuk melakukan demo biasanya butuh makanan instan. Nah yang kelihatannya di situ," katanya di kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (1/12).
Terkait bumbu masakan seperti cabai bawang dan lain-lain kenaikannya lebih karena musiman.
"Saya kira kalau bumbu juga lebih ke musim. Namun kalau dilihat apakah karena demo, ya fifty fifty lah. Kalau yang naik hanya nasi rames saja."
Terkait demo yang akan terjadi pada tanggal 2 Desember nanti dirinya belum bisa berkomentar apa dampak dan pengaruhnya. " Unjuk rasa, ya nanti kan, baru besok kan" tutupnya.