Bos BPS akui belanja pemerintah berkontribusi kecil terhadap pertumbuhan ekonomi

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengakui, belanja pemerintah memang tidak terlalu menggembirakan. Sebab, banyak perencanaan di kementerian dan lembaga selalu digenjot di akhir tahun.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Bos BPS akui belanja pemerintah berkontribusi kecil terhadap pertumbuhan ekonomi
rupiah. shutterstock

Belanja pemerintah pada triwulan III-2017 tercatat hanya berkontribusi 0,27 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,06 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengakui, belanja pemerintah memang tidak terlalu menggembirakan. Sebab, banyak perencanaan di kementerian dan lembaga selalu digenjot di akhir tahun.

"Saya pikir kita harus mengikuti pesan presiden. Kalau kita membelanjakan APBN idealnya itu terdistribusi di sepanjang tahun. Tapi kita selalu numpuk di triwulan III dan triwulan IV," ujarnya di kantor BPS, Jakarta, Selasa (7/11).

Menurutnya, belanja pemerintah akan meningkat drastis di triwulan IV-2017. Untuk itu, dia meminta K/L membenahi perencanaan belanja, sehingga tidak menumpuk di triwulan akhir.

"Dari sisi perencanaan waktu musti dibenahi. Harusnya kita berusaha dari triwulan I hingga IV harus terdistribusi rata, sehingga konsumsi pemerintah lebih stabil," jelasnya.

Rekomendasi