BNI siapkan layanan perbankan untuk transaksi Kementerian Desa

Kerja sama akan memudahkan BNI dalam menyalurkan KUR.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
BNI siapkan layanan perbankan untuk transaksi Kementerian Desa
Bank BNI. merdeka.com/Arie Basuki

PT Bank Negara Indonesia (BNI) menjalin kerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kementerian PDTT) dalam upaya memperluas layanan perbankan ke pedesaan. Nantinya, BNI akan memberikan layanan transaksi keuangan yang dibutuhkan Kementerian PDTT.

Wakil Direktur Utama BNI, Suprajarto mengatakan, kerja sama Kementerian PDTT dan BNI ini akan mensinergikan aktivitas kedua belah pihak dalam mewujudkan penyediaan dan penggunaan layanan jasa perbankan yang lengkap. Kerja sama ini pun akan memberikan dukungan program dalam rangka percepatan kemandirian desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi yang menunjang tugas pokok dan fungsi BNI dan Kemendesa PDTT.

Melalui kerja sama ini, BNI menyiapkan layanan perbankan untuk menyalurkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan bantuan kepada Satuan Kerja (Satker), serta menyalurkan dana bantuan pemerintah ke pedesaan. BNI juga menyiapkan fasilitas Integrated Cash Management untuk menyimpan dan mengelola dana seperti BNI Direct, Virtual Account, dan BNI e-tax.

Kemendesa PDTT juga dapat memanfaatkan BNI untuk menyalurkan pembayaran gaji pegawai (Payroll), tunjangan kinerja pegawai, serta Pembayaran pensiun pegawai.

Kerja sama dengan Kemendesa PDTT akan memudahkan BNI untuk memberikan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat desa.

"Yang pertama memang kita kan berusaha bagaimana kita create BUMDES-nya dulu ya, karena BUMDES ini nanti ujungnya untuk penyaluran dana desa. Setelah itu, ini termasuk kita bikin sistem dan sebagainya lah," kata Suprajarto di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Selasa (19/4).

Selain itu, pembukaan Agen Laku Pandai merupakan salah satu program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempercepat peningkatan literasi keuangan di daerah yang selama ini sulit dijangkau oleh perbankan. BNI menamai Agen Laku Pandainya dengan Agen BNI46.

Kerja sama Agen BNI46 tersebut selain ditujukan sebagai perpanjangan tangan dari BNI dalam melayani masyarakat dan nasabah yang jauh dari Cabang BNI, juga sebagai potensi bisnis dan pendapatan tambahan bagi agen yang menjalankan.

Saat ini BNI telah memiliki lebih dari 5.700 Agen BNI46 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan jumlahnya akan terus bertambah. Keberadaan Agen BNI46 tersebut akan memperkuat jaringan layanan BNI yang saat ini didukung oleh lebih dari 1.800 outlet serta lebih dari 16.000 ATM.

Rekomendasi