Bank Mandiri beri keringanan nasabah korban bencana Palu dan Donggala

"Kami menyadari, saat ini cash flow nasabah pasti terganggu sehingga kami mempertimbangkan untuk membantu meringankan, tentunya dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dan menyesuaikan dengan ketentuan regulator."

Rita
Oleh Rita - Reporter
Bank Mandiri beri keringanan nasabah korban bencana Palu dan Donggala
Bank Mandiri. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan memberi keringanan kepada nasabah korban bencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Perusahaan kini tengah mendata dan mengkaji debitur yang terdampak bencana.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan, perusahaan akan melakukan restrukturisasi guna mempermudah kewajiban-kewajiban kredit bagi masyarakat.

Hal itu mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 45/POJK.03/2017 tentang Perlakuan Khusus Terhadap Kredit atau Pembiayaan Bank Bagi Daerah Tertentu di Indonesia yang Terkena Bencana Alam.

Sebelumnya, pemberian keringanan juga dilakukan Bank Mandiri bagi nasabah yang terdampak bencana gempa di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Kami menyadari, saat ini cash flow nasabah pasti terganggu sehingga kami mempertimbangkan untuk membantu meringankan, tentunya dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dan menyesuaikan dengan ketentuan regulator," tuturnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/10).

Pasca gempa dan tsunami, Pada 1 Oktober 2018, Bank Mandiri mengoperasikan kantor cabang Sam Ratulangi dan 6 unit ATM di Palu, Sulawesi Tengah. Pembukaan operasional cabang agar memenuhi kebutuhan layanan perbankan masyarakat pasca bencana.

Perseroan juga secara bertahap menerjunkan relawan untuk mendukung tanggap darurat bencana serta mendukung upaya pemulihan layanan.

"Kami turut berduka atas bencana yang terjadi wilayah Palu dan Donggala, sebagai bagian dari badan usaha milik negara kami akan terus hadir untuk memberikan bantuan penanganan bencana," ujarnya.

Selain itu, Bank Mandiri juga telah mengirimkan bantuan makanan untuk pengungsi serta 18 unit generator set dan 414 unit emergency lamp untuk memudahkan penyediaan energi listrik dan penerangan.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi