Atasi kepadatan Stasiun Duri, penumpang bisa naik KA bandara dengan harga KRL

Namun, kapan subsidi tersebut akan diberlakukan, masih menunggu hasil diskusi teknis antara Dirjen Perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Railink selaku operator KA bandara. Subsidi ini hanya diberlakukan sementara, sembari menunggu pembangunan jalur tungu untuk kereta di Stasiun Duri rampung.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Atasi kepadatan Stasiun Duri, penumpang bisa naik KA bandara dengan harga KRL
Stasiun Sudirman Baru. ©2017 merdeka.com/iqbal s nugroho

Pemerintah akan memberikan subsidi kepada para penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) untuk bisa menggunakan kereta Bandara Soekarno-Hatta saat menuju Jakarta dari Stasiun Duri. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan di Stasiun Duri.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan, dengan adanya subsidi ini, maka masyarakat bisa menggunakan KA Bandara hanya dengan membayar seharga tiket KRL.

"Nanti kita akan memberikan jatah, jumlahnya akan ditentukan oleh Pak Dirjen ada para penumpang kereta api menggunakan kereta api Railink dengan waktu tertentu dengan jumlah tertentu yang akan ditenkukan," kata Menhub Budi di Hotel Le Meridien, Jakarta, Jumat (6/4).

Mengenai sistem penjualan tiketnya, Menhub Budi akan bekerjasama dengan komunitas pecinta kereta lintas Tangerang-Jakarta. Dengan demikian Menhub meminta kepada para komunitas untuk memberikan hak itu kepada para pengguna kereta.

"Ya makanya kita minta kepada mereka (komunitas) untuk menujuk perwakilan itu, harus menentukan mekanisme tertentu supaya ada keadilan. Nanti kami berikan subsidi supaya Railink sebagai perusahaan swasta tidak rugi," tegasnya.

Namun, kapan subsidi tersebut akan diberlakukan, masih menunggu hasil diskusi teknis antara Dirjen Perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Railink selaku operator KA bandara.

Hanya saja, subsidi ini hanya diberlakukan sementara, sembari menunggu pembangunan jalur tungu untuk kereta di Stasiun Duri rampung. Karena jika hal itu selesai, maka lansiran KA bandara tidak lagi menganggu perjalanan KRL di Stasiun Duri.

Menhub Budi menargetkan pembangunan jalur tunggu tersebut akan dilakukan segera dan ditargetkannya bisa selesai dalam waktu satu bulan.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6

Halaman
Rekomendasi