Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto angkat suara mengenai penyebab lonjakan pasien positif Covid-19 di pulau Jawa dan Bali dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, ini imbas dari musim libur musim libur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) .
"Kami lihat beberapa daerah Jawa dan Bali masih naik sebagai dampak dari libur Nataru," tegasnya dalam webinar bertajuk 'Covid-19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional', Rabu (27/1).
Akan tetapi, Airlangga optimis tingginya angka penularan positif Covid-19 di kedua pulau tersebut bisa diturunkan hanya dalam waktu satu bulan saja setelah kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) diterapkan. Dia bilang, ini berdasarkan hasil kebijakan pengalaman pengetatan pembatasan sosial sebelumnya.
"Berdasarkan pengalaman (penularan Covid-19) akan flat setelah diketatkan selama 1 bulan," terangnya.
Maka dari itu, Airlangga merasa pede setelah waktu perpanjangan PPKM selesai pada 8 Februari mendatang aktivitas ekonomi akan menggeliat kembali. Tentu saja dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam berbagai kegiatan ekonomi.
"Dan tentu kita berharap 8 Februari nanti beberapa aktivitas (ekonomi) bisa dijalankan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dan kembali kedisiplinan menjadi penting," ujar dia mengakhiri.