Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Remaja 14 tahun tolak teknologi karyanya dibeli Rp 300 miliar lebih!

Remaja 14 tahun tolak teknologi karyanya dibeli Rp 300 miliar lebih! Taylor Rosenthal dan RecMed. ©2016 Techworm

Merdeka.com - Dunia teknologi memungkinkan siapa saja sukses di usia muda, termasuk remaja berumur 14 tahun asal Alabama, Amerika Serikat ini.

Taylor Rosenthal, itulah nama remaja yang di usia belianya sudah mengeluarkan inovasi hebat berupa mesin penjual otomatis bernama 'RecMed'. RecMed adalah mesin penjual otomatis obat-obatan P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan) pertama di dunia.

Dari pengakuannya pada media, Taylor telah menolak tawaran pembelian hak paten RecMed hingga Rp 398 miliar dari sebuah perusahaan kesehatan besar. Alasannya, Taylor ingin mengembangkan sendiri inovasinya itu mengingat dia juga sudah mendapatkan bantuan dana dari investor sebesar Rp 1,3 miliar.

Saat ini Taylor tengah mengembangkan start-up yang bakal mengembangkan dan memasarkan RecMed. Dalam waktu dekat, dia akan menjual RecMed seharga Rp 73 juta per unitnya. Mesin ini nantinya akan obat-obatan P3K seperti perban dengan harga terjangkau. Meski belum resmi dijual, taman permainan Six Flags di Amerika dilaporkan sudah memesan 100 unit RecMed!

Taylor bercerita bila pembuatan RecMed sudah dia lakukan sejak SMP. Ketika itu Taylor sadar bila banyak teman-temannya hampir pasti terluka saat bermain kasti, namun tidak ada toko obat-obatan yang dekat dengan lapangan. Dari situlah, Taylor ingin membuat sebuah mesin penjual otomatis obat-obatan.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP