Melihat anjloknya pamor gadget BlackBerry dalam beberapa tahun terakhir, BlackBerry Priv kerap disebut sebagai smartphone terakhir dari vendor asal Kanada itu. Terlebih saat ini sistem operasi BlackBerry juga semakin tertinggal dari pesaingnya.
Akan tetapi, John Chen, bos BlackBerry, baru saja mengonfirmasi jika BlackBerry memiliki berbagai produk menarik setelah Priv. Hal itu diungkapkan dalam sebuah wawancara dengan Fox Business, Softpedia (09/11).
CEO BlackBerry itu tidak membeberkan lebih lanjut jenis sistem operasi yang diusung smartphone kelanjutan dari Priv, apakah Android atau tetap OS BlackBerry. Kepastian ini cukup dinanti mengingat saat ini pangsa pasar OS BlackBerry menurun drastis.
OS BlackBerry dikatakan turun di posisi kelima soal platform mobile yang paling banyak digunakan di pasar. Di atas BlackBerry ada Tizen OS buatan Samsung.
Posisi tersebut cukup masuk akal karena Tizen OS memang ditujukan untuk pasar smartphone murah. Di sisi lain, BlackBerry nyaris tidak memiliki smartphone murah yang bisa bersaing dengan Android, Windows Phone, atau Tizen.
Hal itu 'diperparah' oleh fakta di mana smartphone BlackBerry terbaru, Priv, hadir dengan OS Android, bukannya BlackBerry. Selain itu terdapat kemungkinan bahwa smartphone terbaru yang diluncurkan oleh BlackBerry ke depannya memakai platform Android.