Lazada Indonesia mengumumkan peluncuran akun resmi Periscope. Akun ini diklaim mereka mampu meningkatkan layanan komunikasi waktu nyata (real-time) antara tim manajemen Lazada dengan konsumen.
Menurut CEO Lazada Indonesia, Magnus Ekbom, komunikasi dan mendengarkan masukan secara langsung dari konsumen adalah hal yang penting.
"Kami menyadari dalam industri yang bergerak cepat seperti e-Commerce ini, kami perlu berkomunikasi dan mendengar masukan secara langsung dari konsumen kami. Seiring pertumbuhan pesat Lazada, kami ingin mendorong konsumen untuk membagi pengalaman serta masukan untuk memperbaiki kualitas layanan kami. Memiliki akun Periscope merupakan salah satu usaha kami untuk selalu menjaga hubungan dengan konsumen serta menjalin komunikasi dua arah dengan mereka," ujar CEO Lazada Indonesia Magnus Ekbom, Selasa (03/11).
Berdasarkan catatan Lazada Indonesia, mereka telah memiliki lebih dari 130.000 followers di Twitter, sekitar 29.000 followers di Instagram serta 1,8 juta friends di LINE. Di Asia Tenggara sendiri, Lazada memiliki lebih dari 13 juta fans di Facebook.
Masyarakat dapat mengikuti akun Periscope Lazada Indonesia di @LazadaID dan menonton secara reguler siaran dengan jadwal. Misalnya, setiap Selasa dua minggu sekali ada program 'We Hear You, Indonesia'. Tim Lazada Indonesia, termasuk CEO, CMO dan CCO, akan membaca masukan-masukan dari konsumen yang diberikan melalui media sosial serta menindaklanjuti dan memastikan semua masukan didengarkan.
"Sebagai aplikasi live broadcast, Periscope memungkinkan pengguna untuk melakukan komunikasi langsung yang lebih interaktif dengan pengguna lainnya. Aplikasi ini membawa pelayanan konsumen ke tingkatan yang lebih baru dan tentunya bermanfaat bagi kedua belah pihak, brand dan konsumen. Kami berharap akan semakin banyak brand di Indonesia yang memanfaatkan aplikasi ini untuk meningkatkan consumer engagement dengan memberikan pengalaman interaksi yang real-time dan lebih transparan," ujar Sofwan Widiatmoko, Country Marketing Lead, Twitter Indonesia.