Jangan pasang 4 aplikasi ini bila tak ingin smartphone 'ngadat'!

Aplikasi-aplikasi ini dapat membuat smartphone lemot secara instan

Bramy Biantoro
Oleh Bramy Biantoro - Reporter
Jangan pasang 4 aplikasi ini bila tak ingin smartphone 'ngadat'!
Ilustrasi smartphone. ©Shutterstock/patrisyu

Siapa yang tidak jengkel bila smartphone tiba-tiba ngadat atau istilah kerennya 'hang' saat asyik dipakai? Namun, Anda tidak boleh hanya tinggal diam melihat smartphone kesayangan terus menurun performanya.

Tanpa Anda sadari, ada beberapa hal yang Anda sering lakukan yang membuat smartphone melambat yang akhirnya hang, bahkan 'force-closed' atau aplikasi yang tiba-tiba menutup saat dipakai.

Nah, untuk menghindari hal-hal menjengkelkan akibat smartphone yang kerap hang, ada 4 jenis aplikasi yang sebaiknya tidak dipasang di smartphone. Berikut ulasannya.

Bagi sebagian pengguna, banyak game Android yang sudah dianggap lebih baik ketimbang game konsol portabel seperti PSP atau NDS. Namun, tidak jarang mereka menjadi terobsesi dengan game-game Android berkualitas unggulan.

Celakanya, game-game kelas 'berat' tersebut biasanya mempunyai kualitas grafis tinggi dan kerap memakan ruang memori berlebih. Imbasnya, smartphone lama kelamaan akan cenderung menurun performanya, seiring dengan semakin banyak data yang disimpan oleh game tersebut.

Oleh sebab itu, saat memasang game berat, sebaiknya Anda tidak memasang banyak game berat sekaligus.

Ada baiknya memasang satu game berat dan mencobanya terlebih dulu. Bila dirasa kurang memuaskan, Anda bisa menghapusnya dan memasang game lain.

Aplikasi penghemat baterai oleh banyak pakar sudah dikatakan tidak mempunyai fungsi lebih baik dari sistem pengaturan baterai dari smartphone.

Tidak mengherankan bila memasang aplikasi jenis ini justru hanya akan memenuhi memori internal atau RAM. Bahkan, dibeberapa kasus, aplikasi penghemat baterai justru menghentikan aplikasi penting yang sedang berjalan.

Akibatnya, bukannya smartphone menjadi lebih hemat baterai namun smartphone Anda menjadi lemot.

Sekali lagi, untuk saat ini ancaman pada smartphone Android akibat serangan virus masih sangat minim. Selain itu, kebanyakan antivirus smartphone lebih ditujukan untuk melindungi data pengguna dari pencurian.

Memasang antivirus seringkali justru mengurangi kecepatan smartphone, apalagi bila Anda mengaturnya untuk melakukan pemindaian secara rutin. Kegiatan seperti itu bakal mengonsumsi memori RAM dalam jumlah besar dan membuat smartphone kerap hang.

Beberapa aplikasi yang terlihat sangat menarik bisa didapatkan di toko aplikasi 'blackmarket', atau di luar Google Play Store.

Sayangnya, meskipun terlihat menjanjikan, tidak sedikit aplikasi blackmarket yang mengandung virus atau software berbahaya. Apabila Anda asal memasang aplikasi tersebut, smartphone dapat terinfeksi virus.

Sebagian besar infeksi virus pada smartphone sendiri terbukti dapat mengurangi performa dan menyebabkan smartphone sering hang. Terlebih virus-virus yang dapat menyembunyikan dirinya sendiri. Yang Anda hanya ketahui nanti adalah smartphone tiba-tiba lemot tanpa alasan yang jelas.

Smartphone juga mempunyai batasan performa. Nah, bila Anda memaksanya untuk bekerja melebihi kemampuannya, secara otomatis performa akan menurun drastis.

Hal ini lah yang kerap dilupakan oleh pengguna. Banyak yang keasyikan menggunakan smartphone dan lupa jika telah membuka banyak aplikasi.

Smartphone yang hanya dilengkapi dengan RAM 512 MB contohnya, akan sangat lambat bila dipaksa untuk menjalankan 5 atau lebih aplikasi dalam satu waktu. Semakin kecil kapasitas RAM, semakin tinggi pula potensinya untuk hang.

Rekomendasi