Israel kecewa karena Google kabulkan permintaan Palestina

Israel pertanyakan maksud Google kabulkan permintaan Palestina.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Reporter
Israel kecewa karena Google kabulkan permintaan Palestina
Google © 2013 Merdeka.com

Dengan digantinya istilah Palestinian Territories menjadi Palestine, Israel mempertanyakan langkah yang diambil Google tersebut.Setelah Google mengabulkan permintaan dari Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA) atas penggantian istilah Palestinian Territories menjadi Palestine saja, ada pihak lain yang berang.Pihak yang dimaksud tidak lain dan tidak bukan adalah Israel yang selama ini terus berseteru dengan Palestina. "Penggantian istilah tersebut adalah langkah kontroversi yang pernah diambil Google. Kita akan mempertanyakan alasan kenapa Google mau mengabulkan permintaan Palestina," ungkap Menteri Luar Negeri Israel Yigal Palmor, seperti dikutip oleh Huffington Post (03/05).Namun, Google menolak anggapan bahwa mereka sengaja melakukan hal ini karena tujuan-tujuan bermuatan politik. Sebelum mengabulkan permintaan PNA tersebut, Google terlebih dahulu berkonsultasi dengan pihak PBB serta organisasi internasional lainnya.

Rekomendasi