Para bos aplikasi top asal Indonesia dan beberapa petinggi tanah air akhirnya berkunjung ke Silicon Valley, kawasan yang disebut sebagai pusatnya teknologi Negeri Paman Sam, kemarin (28/10). Di sana, rombongan Menteri dan CEO start-up Indonesia itu bertemu dengan Venture Capital (VC) atau investor start-up terkemuka Amerika.
Bertempat di Four Season Hotel di Silicon Valley, rombongan Indonesia yang dipimpin oleh Menkominfo, Rudiantara, melakukan pertemuan dengan perwakilan beberapa VC. Para perwakilan VC itu adalah Michael Jonathan Moritz KBE dari Sequioa Capital, Mary Meeker dari Kleiner Perkins Caulifiled&Byers, Yuri Milner dari Digital Sky Technologies, Kyle Doherty pendiri Coatue Management, dan Ted Ullyot dari Andreessen Horowitz.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendiskusikan potensi besar dari investasi di sektor teknologi Indonesia. Selain itu, rombongan bos teknologi asal Indonesia diharapkan bisa belajar soal investasi teknologi kelas global di pasar yang masih berkembang (emerging market) dari perwakilan VC.
Dua hal tersebut nantinya akan diaplikasikan untuk mendorong perkembangan e-commerce dan sektor ekonomi digital Indonesia.
Menurut Andrew Darwis, founder dari Kaskus, rombongan juga diajak keliling mengunjungi Facebook dan Google setelah pertemuan dengan VC. Darwis menambahkan bila di sana rombongan banyak belajar tentang bagaimana mengelola perusahaan digital langsung dari perusahaan raksasa.
Rombongan Indonesia sendiri digawangi oleh Menkominfo, Mendag, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf), Kepala BKPM, serta beberapa petinggi negeri lain. Sementara itu, bos aplikasi top tanah air yang ikut serta ke Amerika adalah William Tanuwidjaja (CEO Tokopedia), Nadiem Makarim (founder Go-Jek), Ferry Unardi (founder Traveloka), Andrew Darwis (founder Kaskus), dan Emirsyah Satar (Chairman dari MatahariMall.com).