GoodToKnow, suatu kemunduran atau kemajuan?

Untuk lebih memaksimalkan pencarian melalui mesin pencarinya, Google menciptakan halaman baru yang disebut GoodToKnow.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Reporter
GoodToKnow, suatu kemunduran atau kemajuan?
© Forbes.com

Bagi Anda yang kemarin malam belum tidur dan masih terhubung dengan dunia maya, pasti Anda akan mengetahui suatu kejanggalan yang ada pada tampilan Google. Kemarin malam, Google telah membuat sesuatu hal yang berbeda untuk mesin pencarinya. Apabila Anda mengetik www.google.com/goodtoknow/ maka akan muncul halaman baru yang belum pernah ada sebelumnya. Google menjelaskan bahwa, halaman baru ini bertujuan untuk membantu para pengguna Google dalam mencari sesuatu secara spesifik,
contohnya, ketika Anda ingin membeli sebuah mobil Jaguar, maka yang akan nampak di layar monitor Anda adalah benar-benar mobil Jaguar bukan binatang yang bernama Jaguar.

Hal ini memang banyak dipengaruhi oleh keberadaan DoubleClick pada tahun 2000 silam. DoubleClick dan GoodToKnow bisa dibilang dua halaman terbitan Google yang mempunyai fungsi sama. Akan tetapi yang menjadi pembeda dari dua halaman ini adalah, dalam GoodToKnow, para pengguna Google tidak harus bolak-balik memeriksa email untuk sekedar mengetahui info yang ingin didapat. Boleh dikatakan bahwa GoodToKnow adalah penyempurna dari DoubleClick, walaupun sampai sekarang ini, dua halaman berbeda nama itu masih bisa diakses secara bersamaan.

Mungkin keberadaan halaman baru ini akan sedikit membawa dampak negatif untuk para pemasang iklan di Google, karena mereka akhirnya tidak dapat secara langsung memperoleh keuntungan dari jumlah pengunjung yang masuk ke halaman mereka. Seperti yang diketahui bahwa, banyak halaman di berbagai situs yang juga akan menampilkan pop-up suatu iklan apabila pengguna internet memencet atau mengunjungi sebuah halaman lain. Google-pun, menganggap hal tersebut dikategorikan spam, karena akan membuat para pengguna internet harus bolak-balik mematikan halaman yang "tidak penting" tersebut apabila muncul.

Menurut Google, seperti yang diberitakan Forbes.com, GoodToKnow merupakan fasilitas baru yang dirasa sangat nyaman, karena selain akan menunjukkan halaman yang lebih spesifik, halaman baru ini juga mengurangi jumlah cookies yang akan tersimpan. Halaman baru ini juga merupakan hasil dari kesepakatan antara Google dengan Federal Trade Commission pada tahun 2010 silam mengenai keamanan dan privasi para pengguna internet, khususnya para pengguna Google.

Suatu perubahan memanglah tidak selalu mendapatkan respon yang baik, ada juga yang merespon dengan tidak baik secara berlebihan. GoodToKnow juga telah mendapatkan protes dari sejumlah perusahaan yang telah memasang iklan di Google. Mereka merasa sangat tidak dihargai dan merasa keuntungan mereka akan menurun dengan adanya halaman baru ini. Tentu saja, Google menampik pernyataan-pernyataan tersebut dengan mengatakan, tingkat kepuasan para pengguna internet adalah nomor satu.

Google-pun menyadari bahwa dengan munculnya halaman baru ini, akan membawa dampak yang signifikan terhadap iklan yang ada di Google. Para pemasang iklan kemungkinan akan beralih mempromosikan produk mereka melalui situs pencari lainnya. Akan tetapi, dengan dengan optimis Google mengatakan bahwa, hal tersebut tidak akan lama, para pemasang iklan itu akan kembali lagi bekerja sama dengan Google.

Rekomendasi