PKS Putuskan Usung Pasangan Hendi-Ita di Pilwalkot Semarang

Pertimbangan PKS mengusung Hendi-Ita juga tidak lepas dari pembangunan di Kota Semarang yang sudah baik di masa periode pertama kepemimpinannya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PKS Putuskan Usung Pasangan Hendi-Ita di Pilwalkot Semarang
PKS Usung Pasangan Hendi-Ita di Pilwalkot Semarang. ©2020 Merdeka.com

DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang secara resmi mengusung pasangan calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti dalam Pilwalkot 9 Desember 2020 mendatang. Surat rekomendasi dukungan PKS untuk Hendi-Ita tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah Abdul Fikri Faqih, Senin (31/8) di DPW PKS Jawa Tengah.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Semarang Suharsono, menegaskan, dukungan kepada Hendi-Hevearita diberikan setelah melihat perkembangan dan komunikasi politik yang dilakukan selama ini.

"Setelah melihat perkembangan politik di Kota Semarang dan komunikasi yang kami jalin, PKS secara bulat memberikan dukungan bagi Hendi. Kami menilai pemerintahan Hendi-Ita sudah cukup berhasil membawa kemajuan kota Semarang," kata Suharsono, Senin (31/8).

Dia mengungkapkan pertimbangan partainya mengusung Hendi-Ita juga tidak lepas dari pembangunan di Kota Semarang yang sudah baik di masa periode pertama kepemimpinannya.

"Harapannya dari sisi target perolehan suara harus lebih baik, kami menargetkan 90 persen suara untuk kemenangan Hendi-Ita. Serta pembangunan di Kota Semarang lebih baik yang bebas rob dan banjir, meningkatan program ketahanan keluarga di Kota Semarang," ujarnya.

Harsono mengatakan, ada 10 pakta integritas yang ditandatangani oleh Hendrar Prihadi. Adapun dasar utama adalah komitmen untuk memajukan Kota Semarang lebih baik dengan menandatangani kontrak politik dan pakta integritas.

"Antara lain berkomitmen untuk amanah, menjunjung tinggi serta menegakkan nilai-nilai moral, berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih tanpa KKN dan memajukan Kota Semarang yang beradab dengan menanamkan 4 pilar kebangsaan baik melalui jalur formal maupun pesantren serta madrasah diniyah," jelasnya.

Sedangkan komitmen yang harus ditekankan yakni berkomitmen meningkatkan pembangunan mental sprititual keagamaan seiring dengan pembangunan fisik. "Berkomitmen menjadikan Kota Semarang sebagai Kota metropolitan, religius dan berbudaya, berkomitmen melakukan revitalisasi kampung budaya dan juga berkomitmen untuk mewujudkan pola komunikasi yang efektif dengan partai pendukung," ungkapnya.

Rekomendasi