PKS akhirnya memutuskan tidak mengusung kader untuk maju di Pilkada Kabupaten Bandung meski memiliki modal 10 kursi di parlemen. Mereka memilih berkoalisi dengan partai lain mendukung pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan.
Keputusan itu disampaikan langsung oleh Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu di Kantor PKS Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (3/9/2020) pukul 21.30 WIB. Dadang Supriatna dan Syahrul Gunawan hadir langsung menerima dukungan termasuk mengambil formulir B1 KWK dari pengurus PKS.
Di Kabupaten Bandung, PKS memiliki modal 10 kursi parlemen, belum lagi kadernya, Gun Gun Gunawan saat ini menjabat Wakil Bupati. PKS sempat menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat dan mewacanakan memasangkan Gun gun dengan Dina Lorenza.
Namun, semuanya tidak menemui titik temu. Partai Demokrat akhirnya mendukung bakal calon yang diusung PDIP, Yena Masoem. PKS kehabisan waktu, hingga akhirnya sehari sebelum pembukaan pendaftaran calon bupati, DPP PKS menjatuhkan pilihan mendukung Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan.
“Sore tadi dapat instruksi dari DPP bahwa di Kabupaten Bandung, mengusung DS- Sahrul. Instruksinya harus all out menang,” kata dia usai pertemuan.
Disinggung mengenai modal PKS yang tidak dimaksimalkan, Haru enggan membahasnya terlalu jauh. Menurutnya, keputusan ini diambil melalui proses panjang.
“Kita di awal memang menargetkan ada kader yang maju di Pilkada Kabupaten Bandung, kalau tidak calon bupati ya wakil, kalau tidak bisa ya mendukung dengan yang peluang menangnya besar. Itu instruksi dari DPP PKS. Salah satu acuannya ya survei,” ucap dia.
“Dengan keputusan ini, 10 kursi PKS Kabupaten Bandung dan konstituennya akan dikerahkan dengan maksimal,” ia melanjutkan.
Advertisement
Sementara itu, Dadang menyatakan dukungan dari PKS bisa menambah optimistis memenangkan Pilkada Kabupaten Bandung. Saat ini, ada empat partai politik yang berada di belakangnya. Yakni, PKB, Nasdem, Demokrat dan PKS. Total kursi di parlemen 26 kursi.
Selain itu, pendukung dari partai non parlemen ada partai Perindo, Hanura, Partai Garuda, Partai Berkarya dan PKPI.
“Eksisting yang berkoalisi ini ada 26 kursi. Kalau lihat di Pileg 2019, PKS, Nasdem dan PKB suaranya hampir 900 ribu suara. Pemilih di Kabupaten Bandung 2,5 juta katakanlah 1,5 juta pemilih. Kita insya allah bisa mengantongi 900 ribu. Nah, fokusnya adalah bagaimana mengamankan eksisting suara yang sudah kita punya,” terang dia.
“Saya yakin Desember 2020 (ketika penghitungan suara) kita pasti menang," klaim dia.
Sahrul Gunawan pun mengamini pernyataan dari Dadang. Ia saat ini memilih fokus untuk memenangkan Pilkada dengan menawarkan program kepada masyarakat. “Alhamdulillah sudah sampai di titik ini, sudah setahun (proses mencalonkan diri) dari September tahun lalu. Slhamdulillah PKS bisa bergabung,” pungkasnya.