PKS: Koalisi harus Turuti Perintah Jokowi, Manuver Penundaan Pemilu harus Berakhir

Jokowi juga perlu menghukum para menteri dan relawannya yang masih ngotot bicara penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
PKS: Koalisi harus Turuti Perintah Jokowi, Manuver Penundaan Pemilu harus Berakhir
Presiden Jokowi. ©2022 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo meminta para menterinya tidak lagi bicara soal penundaan pemilu. Sikap Jokowi yang akhirnya tegas menolak penundaan pemilu diapresiasi.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyebut, akhirnya Jokowi menyampaikan pernyataan yang tidak bersayap. Penegasan oleh presiden sudah ditunggu

"Bagus sekali. Penegasan tak bersayap seperti ini yang diharapkan. Semoga tidak ada ralat dari istana," ujar Hidayat kepada wartawan, Rabu (6/4).

Diharapkan isu penundaan pemilu bisa segera diakhiri dengan pernyataan Jokowi tersebut.

Tidak hanya itu, Jokowi juga perlu menghukum para menteri dan relawannya yang masih ngotot bicara penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden.

"Semoga manuver-manuver untuk tiga periode atau penundaan pemilu segera berhenti," ujar Hidayat.

"Dan Presiden menegur atau menghukum relawan atau menterinya yang masih ngotot dengan penundaan atau tiga periode yang tak sesuai dengan arahan presiden Jokowi," tegasnya.

Para menteri Jokowi, partai politik koalisi hingga relawan pendukung Jokowi, harus menuruti perintah Jokowi. Manuver penundaan pemilu harus berakhir.

"Semua jajaran menko dan lain lain, termasuk partai koalisi dan relawan-relawan Jokowi juga," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri berhenti bicara mengenai penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Jokowi mengingatkan jajarannya tak menimbulkan polemik dan fokus bekerja.

"Jangan menimbulkan polemik di masyarakat. Fokus pada bekerja dalam penanganan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4).

"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan. Ndaak," sambung Jokowi.

Dia menekankan para menteri harus memiliki sense of crisis dan sensitif terhadap kesulitan-kesulitan yang dialami masyarakat saat ini. Jokowi memerintahkan menteri menjelaskan kepada masyarakat situasi global yang saat ini sedang sulit.

Rekomendasi