PKB Pertimbangkan Duet Cak Imin-AHY di Pilpres 2024

Jazuli menilai duet Cak Imin-AHY lebih menarik karena memasangkan tokoh agamis dengan nasionalis.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
PKB Pertimbangkan Duet Cak Imin-AHY di Pilpres 2024
Cak Imin-AHY. ©2017 Merdeka.com

Partai Kebangkitan Bangsa mengakui muncul dorongan dari akar rumput agar Muhaimin Iskandar atau Cak Imin diusung menjadi Calon Presiden di 2024. Setelah itu, muncul juga masukan agar Cak Imin dengan beberapa tokoh. Misalkan saja Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

"Ada banyak pendapat dan masukan termasuk memasangkan Puan-Gus Ami, ada juga Gus Ami-AHY," kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid kepada merdeka.com, Kamis (3/6).

Jazuli menilai duet Cak Imin-AHY lebih menarik karena memasangkan tokoh agamis dengan nasionalis. "Gus Ami-AHY juga fresh menarik. Sebab kombinasi sipil-militer, agamis-nasionalis sesuai visi dan platform perjuangan PKB selama ini," ujar dia.

Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini mengatakan PKB telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik. Akan tetapi, hal itu baru sebatas penyamaan visi dan gagasan, belum fokus ke arah paket Capres-Cawapres.

"Komunikasi dengan partai lain tetap kita lakukan tapi belum fokus pada penjajakan pasangan capres-cawapres. Kami ikuti perkembangan dinamika yang berkembang di masyarakat," ungkap Gus Jazil.

Partai politik mulai membangun kedekatan dengan harapan bisa membentuk koalisi jauh sebelum pilpres. Diantaranya, PDIP dan Gerindra atau NasDem dan Golkar yang saling menunjukkan kepada publik memiliki kecocokan untuk berkoalisi.

Wakil Ketua MPR ini menambahkan, PKB tidak ingin terjebak dengan polarisasi yang terburu-buru. Dia mengatakan sejauh ini partai masih menimbang-nimbang mitra koalisi.

"Kami menjaga hubungan baik dengan semua partai. Kitapun sudah punya pengalaman jadi penentu pada setiap pilpres," terang Jazilul.

Rekomendasi