Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengaku tengah membuka komunikasi dengan Golkar dan NasDem. Tujuannya untuk memperbesar koalisi Pilpres 2024.
"Dengan Golkar dengan NasDem, semua kita jajaki untuk memperluas jumlah koalisi," kata politikus yang akrab disapa Cak Imin kepada wartawan di Blitar, Jawa Timur, Selasa (14/2).
Cak Imin tidak punya target tertentu untuk memfinalisasi koalisi. Kata dia masih ada waktu. Untuk itu, sampai saat ini PKB terus membuka pintu komunikasi dengan seluruh partai politik.
"Sekarang masih proses komunikasi dengan semua partai," ujar Cak Imin.
Advertisement
Sebelumnya, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memberikan sinyal akan ada penggabungan koalisi besar. Yaitu antara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan koalisi Gerindra-PKB.
Sinyal itu dilempar setelah pertemuan antara Golkar dan PKB di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (10/2).
Airlangga mengaku, mengajak Cak Imin dan koalisi Gerindra-PKB untuk bergabung dengan KIB. Menurut Airlangga, maka akan terbentuk koalisi yang lebih baik.
"Dua-duanya mengajak, jadi kalau dua-dua bergabung lebih kuat lebih baik, dalam politik tidak ada yang tidak bisa dibicarakan," ujar Airlangga.
Cak Imin setuju bila terbentuk koalisi yang besar. Menurutnya sangat baik bila visi dan misi bisa disamakan.
"Oh sangat bagus semakin banyak barisan koalisi semakin efektif proses pemilu, proses pemilu semakin baik. Kan yang paling penting adalah menyamakan visi, target dan tujuan, itu yang paling penting," ujarnya.
Advertisement
Bila memiliki visi dan misi antar partai politik disamakan, maka bisa diambil langkah strategis secara tetap.
"Jadi kita berharap partai-partai mari kita samakan visi, tujuan dan target, sehingga kita betul-betul siap tidak mendadak dalam mengambil langkah-langkah strategis," kata Cak Imin.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com