Presiden Joko Widodo mengungkap indeks kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat. Salah satu lembaga survei Charta Politika menemukan pada Juli 2021 justru tren ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah yang meningkat.
Peneliti Charta Politika Ardha Ranadireksa menjelaskan, temuan survei Juli 2021 itu disebabkan penularan Covid-19 sedang tinggi. Sehingga kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi menurun.
"Kalau mengacu pada rilis survei Charta Politika kemarin, periode survei dilaksanakan pada tanggal 12-20 Juli. Secara kualitatif, saya melihat hal ini dikarenakan pada saat itu tingkat penularan Covid-19 sedang tinggi-tingginya," ujar Ardha kepada wartawan, Senin (30/8).
Saat Charta Politika melakukan survei, kondisi kesehatan sedang gawat. Terjadi kelangkaan, dan rumah sakit selalu penuh terisi pada tingkat di atas 90 persen.
Kondisi itulah mengapa masyarakat menilai tidak puas terhadap kinerja pemerintah.
"Kondisi di atas sedikit banyak menjelaskan bagaimana terdapat penurunan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah," terang Ardha.
Namun, data yang diungkap Jokowi disampaikan sekitar pekan lalu. Saat ini kondisinya sudah berbeda saat Charta Politika menggelar survei. Tingkat kasus Covid-19 sudah mengalami penurunan.
"Jadi memang ada selisih waktu yang cukup jauh antara hasil survei Charta Politika dengan apa yang disampaikan oleh Presiden tersebut," ujar Ardha.
Menurutnya, kondisi Covid-19 dan penanganannya oleh pemerintah sangat mempengaruhi kepuasan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Sebab, dalam pandemi ini pemerintah diharapkan masyarakat mampu mengatasi kondisi tersebut.
"Terkait dengan indeks kepercayaan yang disampaikan presiden, saya pikir penurunan kasus Covid-19 yang berhasil dilakukan cukup berperan besar," jelas Ardha.