Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menuturkan, petugas partai harus patuh menjalankan tugas partai. Politikus PDI Perjuangan Aria Bima mengatakan maksud Megawati bukan menyindir Ganjar Pranowo yang tengah kisruh dengan Puan Maharani soal tiket capres 2024. Menurut Bima, Ganjar justru salah satu kader PDIP yang digadang-gadang Megawati sebagai kader terbaik.
"Enggak ada, enggak ada. Ganjar itu kader yang ibu Mega gadang-gadang untuk menjadi kader terbaik bersama Azwar Anas, Bu Risma, mbak Puan, termasuk saya," ujar Bima di DPR, Jakarta, Senin (31/5).
Menurut Bima, Megawati bisa memarahi langsung kadernya jika ada salah. "Kalau ibu marah, Ario Bimo semua dimarahi. Saya juga sering didiamkan ibu. Kadang saya ngomong salah, enggak sesuai garis ideologi, tugas ketua umum mandatnya itu," katanya.
Soal sebutan petugas partai, kata Bima adalah konsekuensi Pemilu langsung. Kader-kader yang terpilih di legislatif maupun eksekutif merupakan petugas partai dari PDIP.
"Jadi benar sekali petugas partai itu bukan petugas, ibu Mega bukan karyawan, Ibu Mega tapi petugas, ibu Mega sebagai ketua umum yang memegang dan harus melaksanakan mandat dari keputusan Kongres. Petugas partai bukan pegawai partai pegawai partai itu karyawan, bukan. Petugas partai adalah kader partai yang sadar ideologi, sadar politik dan sadar organisasi," katanya.
Lebih lanjut, Bima bilang Megawati harus semakin tegas dan keras. Jangan segan memecat kader PDIP yang hanya mencari keuntungan pribadi.
"Secara ideologis ibu Mega harus semakin tegas dan keras jangan segan-segan mecat orang PDIP yang hanya mencari kekuasaan yang hanya mencari keuntungan perutnya dan tidak menjaga Pancasila dan NKRI," katanya.
Sebelumnya, Megawati menegaskan, tak boleh ada kader PDIP yang hanya menjual nama partai, namun ogah menjalankan tugas-tugasnya.
"Jangan hanya jual nama partai, hanya bisa berpakaian seragam partai, kalau disuruh kerja enggak mau," ujar Megawati, Minggu (30/5).
Dia pun meminta kader yang enggan menjadi petugas partai untuk segera mundur atau keluar dari PDIP.
"Makanya lebih baik saya bolak-balik bilang. Kalau ndak mau jadi petugas partai, saya ndak ngomongin lagi anggota partai, petugas partai, artinya jangan diberi tugas oleh partai, out begitu saja, mundur,” tegas Megawati.