Ini penjelasan Wapres JK soal pertemuan petinggi KIH di Istana

Dalam pertemuan itu, pemerintah berkonsultasi dengan partai-partai koalisi

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Ini penjelasan Wapres JK soal pertemuan petinggi KIH di Istana
Wapres Jusuf Kalla bertemu ICIS. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pertemuan petinggi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di Istana Kepresidenan semalam merupakan pertemuan rutin para partai pendukung pemerintahan."Pertemuan partai pendukung pemerintah dengan presiden dan saya itu rutin," kata JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/11).Menurut JK, dalam pertemuan itu, pemerintah berkonsultasi dengan partai-partai koalisi. Rapat konsultasi ini merupakan hal biasa di negara mana pun."Karena bagaimana pun pemerintah didukung partai-partai yang harus konsultasi. Itu biasa di mana pun di dunia, itulah rutin seperti itu," imbuh JK.Partai-partai yang semula tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) sudah mulai menyatakan dukungannya kepada pemerintah, seperti Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Menurut JK, bergabungnya parta-partai itu tidak mengubah nama KIH."Soal nama itu hanya, sebenarnya untuk lebih menekankan bahwa partai-partai KIH itu pendukung pemerintah, tidak ganti nama," tutur JK.Pertemuan itu terkesan ditutup-tutupi lantaran para petinggi partai yang hadir tidak datang melalui pintu yang biasa dilalui para pejabat. JK membantah hal itu."Siapa bilang lewat depan. Kalau malam memang ditutup di depan," ucap JK.Mengenai PAN yang tidak mengutus perwakilannya, JK menjelaskan bahwa pertemuan semalam hanya diikuti oleh partai-partai pendukung yang kadernya terlibat dalam Kabinet Kerja."Ini yang semalam itu partai-partai yang ada wakilnya di pemerintah," jelas JK.

Rekomendasi