Ini 4 nama kader Partai Gerindra bakal masuk ke Pansus angket KPK

Fraksi Partai Gerindra mengubah sikap dan memutuskan mengirim perwakilan ke Pansus angket KPK. Ada empat anggota fraksi Gerindra yang kemungkinan bakal dikirimkan ke Pansus. Mereka adalah Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas, Wakil Ketua dan anggota Komisi III, Desmond J Mahesa, Wenny Warouw, Muhammad Syafi'i.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Ini 4 nama kader Partai Gerindra bakal masuk ke Pansus angket KPK
Ilustrasi DPR. ©2014 Merdeka.com

Fraksi Partai Gerindra mengubah sikap dan memutuskan mengirim perwakilan ke Pansus angket KPK. Ada empat anggota fraksi Gerindra yang kemungkinan bakal dikirimkan ke Pansus. Mereka adalah Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas, Wakil Ketua dan anggota Komisi III, Desmond J Mahesa, Wenny Warouw, Muhammad Syafi'i. "Iya, saya. Ada Desmond, saya, Wenny Warouw sama Pak Supratman Andi, ketua Baleg," kata Syafi'i di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6).Syafi'i menyebut empat calon perwakilan tersebut telah dimintai kesediaan pimpinan fraksi Partai Gerindra. Kendati demikian, dia mengaku tidak mengetahui nama-nama tersebut bakal disetor atau tidak. "Yang pasti saya sudah diminta kesediaan sebagai salah satu calon anggota pansus. Tapi apakah itu sudah dikirim atau belum, lagi-lagi saya tidak ingin mencampuri internal pimpinan fraksi," terangnya. Selain mencari perwakilan, Gerindra kabarnya akan mengajukan kader mereka sebagai calon Ketua Pansus. Syafi'i menyatakan kesiapannya jika diminta menjadi Ketua Pansus angket KPK. "Loh kenapa enggak siap? Pimpinan pansus RUU Terorisme saja kita siap. masa angket KPK kita enggak siap," ujarnya. Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengisyaratkan fraksinya akan mengirimkan perwakilan ke Pansus angket KPK. Fadli menyadari, jika Gerindra tidak mengirim anggota maka tidak memiliki suara untuk mengawasi jalannya angket KPK. "Kita melihat kalau tidak ikut di dalam pansus berati kita tidak punya suara, tidak punya tangan di dalam. Karena itu menurut saya kita perlu mengirimkan itu supaya kita punya perwakilan di dalam pansus KPK," kata Fadli di Rumah Dinas Ketua DPR Setya Novanto.Gerindra, kata Fadli, ingin memastikan angket berjalan sesuai koridor dan bukan menciptakan celah untuk melemahkan kinerja KPK. Di lain hal, Fadli menyebut fraksinya juga tidak ingin KPK melakukan penyalahgunaan wewenang.

Rekomendasi