Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan pihaknya telah menyerahkan surat tentang pemberhentian Ade Komarudin dan pengembalian jabatan Ketua DPR kepada pimpinan DPR pada Selasa (22/11) kemarin. Idrus mengungkapkan selain untuk pimpinan, surat itu juga telah disampaikan ke fraksi-fraksi partai politik di DPR agar jabatan ketua DPR kembali dijabat Setya Novanto."Karena itu pada tanggal 22 November kita sudah kirim surat. Pertama kepada pimpinan DPR RI tentang pemberhentian dan penggantian Ketua dari Partai Golkar. Kedua juga kirim ke fraksi sebagai instruksi untuk memperjuangkan keputusan tersebut," kata Idrus di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11).Menurutnya, DPP Partai juga perlu meminta saran dan pertimbangan dari Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie alias Ical demi memuluskan rencana pengembalian jabatan Novanto. Dia mengklaim komunikasi dengan Ical telah dilakukan."Memberikan saran dan pertimbangan. Kita sudah komunikasi. Apalagi dulu dia adalah ketum. Yang kita bangun DPP dan Dewan Pembina adalah hubungan yang harmonis dan produktif. Karena Aburizal Bakrie kita posisikan bukan Dewan Pembina tetapi ketum yang dalam kiprah partai Golkar adalah binaan beliau," jelasnya.Idrus meyakini Ical akan mendukung karena memiliki pemahaman yang sama soal wacana pergantian ini. Sebab, lanjut dia, pengembalian jabatan Novanto ini merupakan salah satu upaya memperbaiki nama baik dan martabat partai yang sebelumnya diterpa banyak masalah."Kita punya keyakinan Aburizal Bakrie ini memahami kiprah partai Golkar apalagi baru keluar dari masalah panjang. Aburizal Bakrie punya kepemahaman untuk produktifitas dan harmonis partai," tegas Idrus.
Golkar sudah kirim surat pemberhentian Akom ke DPR dan setiap fraksi
Golkar sudah kirim surat pemberhentian Akom ke DPR dan setiap fraksi. DPP Partai juga perlu meminta saran dan pertimbangan dari Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie alias Ical demi memuluskan rencana pengembalian jabatan Novanto. Dia mengklaim komunikasi dengan Ical telah dilakukan.
Advertisement
Rekomendasi