Sama seperti penampilan kebanyakan pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang lain, Yusuf Supendi memelihara jenggot. Kini setelah bergabung Hanura, Yusuf pun akan tetap mempertahankan bulu putih di bawah dagunya itu."Status partai tidak bisa disamakan sebagai status agama, jadi nggak ada urusan saya harus cukur jenggot, itu kan status agama. Jenggot inikan ciri dan status agama," kata Yusuf usai Salat Jumat di Kampus STEKPI, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (15/3).Yusuf mengatakan dia memilih Hanura karena partai besutan Wiranto itu dinilai bersih dari korupsi. "9 Parpol di Senayan cuma 1 yang tidak korupsi, cuma 1 yang tidak korupsi ya Hanura," katanya.Ditanya bukankah kader partai baru seperti Gerindra juga belum ada yang korupsi, Yusuf membantahnya. "Tidak, Gerindra ada dua orang di Banggar terlibat kasus korupsi, meski belum ke KPK tapi sudah ramai. Jangan salah, itu ada dua, dan saya sudah konsultasikan itu. Untuk nama saya tidak hafal karena kurang familiar," ujar pria berkacamata ini.Yusuf bercerita, merapatnya ia ke Hanura diawali oleh pesan pendek ke Yuddy Chrisnandi, Ketua Bapilu Partai Hanura, yang langsung direspons dengan menghubungi balik. Dalam perbincangan lewat telepon seluler itu, Yuddy menawarkan Yusuf Supendi untuk menjadi calon legislatif Dapil Bogor karena belum ada orang yang mengisi."Saya SMS nanyai kabar, 'kumaha damang, saya Yusuf Supendi' tidak lama dia telepon dan saya langsung diberondong dan ditawarkan jadi caleg Dapil Bogor," papar Yusuf yang mengiyakan tawaran tersebut.
Gabung Hanura, Yusuf Supendi pertahankan jenggot
"Status partai tidak bisa disamakan sebagai status agama, jadi nggak ada urusan saya harus cukur jenggot."
Advertisement
Rekomendasi