Dugaan Politik Uang, Jagoan PDIP akan Gugat Hasil Pilkada Lampung Timur

Dikonfirmasi terpisah, Dawam Rahardjo mempersilakan kepada pihak yang merasa tidak puas dengan hasil hitung suara untuk menggugat. Sesuai dengan prosedur.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Dugaan Politik Uang, Jagoan PDIP akan Gugat Hasil Pilkada Lampung Timur
ilustrasi korupsi. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Calon bupati dan wakil bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari – Sudibyo akan mengajukan gugatan atas dasar dugaan money politic yang dijalankan secara terstruktur, sistematis, dan massif (TSM) oleh kubu Dawam Rahardjo – Azwar Hadi, sesuai bukti-bukti yang telah dilaporkan ke panitia pengawas pemilu di tingkat kecamatan.

Menurut Ketua Tim Kuasa Hukum Zaiful Bokhari - Sudibyo, Benny Purbaya dalam siaran persnya, Selasa (15/12) di Lampung Timur, pihaknya menemukan dugaan praktik money politics secara TSM kubu Dawam Rahardjo - Azwar Hadi setidaknya di 17 dari 24 kecamatan di Lampung Timur.

"Temuan dugaan praktik money politics telah kami laporkan ke Panwascam. Selebihnya akan kami jadikan laporan susulan atau pendukung," ujar Benny dalam keterangannya, Selasa (15/12).

Alasannya melaporkan dugaan praktik money politics ini, tambahnya, karena telah mengotori hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) yang seharusnya jujur dan adil.

Dia meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menindaklanjutinya sampai ke Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu) sebagai bentuk pelanggaran dan pidana pemilu.
Dengan dugaan money politics ini, katanya, kliennya sangat dirugikan, karena banyak suara masyarakat yang terbeli oleh kubu Dawam Rahardjo - Azwar Hadi.

"Bila mereka dinyatakan terbukti jalankan money politics maka mereka (Dawam – Azwar) bisa didiskualifikasi dari kontestasi pemilihan kepala daerah," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Dawam Rahardjo mempersilakan kepada pihak yang merasa tidak puas dengan hasil hitung suara untuk menggugat. Sesuai dengan prosedur.

"Itu semua ada ranahnya, jalurnya. Kalau mau gugat ya monggo saja. Itu kan hak pribadi orang artinya kalau menerima ya bagus, kalau pun enggak dan mau menggugat ya kita enggak larang," kata Dawam.

"Nanti kita buktikan saja d Gakumdu," tambahnya.

Pun, Dawam sudah menyiapkan bantahan-bantahan untuk menjawab gugatan. "Kita sudah siapkan semuanya, dari awal, saksi-saksi juga sudah disiapkan," sambungnya.

Dalam Pilkada Bupati Lampung Timur ini terdapat tiga pasangan calon. Yakni, Zaiful Bokhari merupakan Bupati Lampung Timur inkumben, sedangkan pasangannya, Sudibyo adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lampung Timur. Keduanya diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera.

Sedangkan paslon nomor 1 Yusran Amirullah-Benny Kisworo diusung Partai NasDem dan Partai Demokrat. Adapun Dawam Rahardjo-Azwar Hadi diusung Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional.

Dalam rapat pleno rekapitulasi hasil pilkada yang digelar KPU Lampung Timur pada hari Minggu (13/12) menunjukkan, calon bupati dan wakil bupati nomor urut 3 Dawam Rahardjo - Azwar Hadi unggul dengan 210.606 suara atau 39,65%.
Disusul nomor urut 2 Zaiful Bokhari - Sudibyo 202.519 suara atau 38,12%, dan nomor urut 1 Yusron Amirullah-Benny Kisworo meraih 118.103 suara 22,23%.

Keputusan hasil pleno ini tertuang dalam surat keputusan KPU Nomor 1084/PL.02.6-KTP/1807/KPU-Kab/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Lampung Timur 2020 yang dibacakan Ketua KPU Lampung Timur, Wasiat Jarwo Asmoro dalam rapat pleno terbuka.

Rekomendasi