DPD Golkar Kaltim: Pengganti Setya Novanto harus paham persoalan Golkar

DPD Golkar Kaltim: Pengganti Setya Novanto harus paham persoalan Golkar. Airlangga Hartarto dan Idrus Marham menjadi calon terkuat pengganti Setya Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Keduanya telah mengungkapkan kesiapan untuk maju di munaslub Golkar yang disebut akan digelar pada pertengahan Desember.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
DPD Golkar Kaltim: Pengganti Setya Novanto harus paham persoalan Golkar
Kampanye Golkar. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Airlangga Hartarto dan Idrus Marham menjadi calon terkuat pengganti Setya Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Keduanya telah mengungkapkan kesiapan untuk maju di munaslub Golkar yang disebut akan digelar pada pertengahan Desember.Airlangga dan Idrus telah mengumpulkan DPD I Golkar, pemegang mandat penyelenggaraan munaslub. Meskipun dalam pertemuan itu tidak membahas tentang rencana munaslub dan dukung mendukung calon.Sekretaris DPD Golkar Kalimantan Timur, Abdul Kadir berharap, ketum Golkar selanjutnya benar-benar memahami persoalan internal Golkar. Dia tak ingin, Golkar kembali tersandung masalah korupsi, apalagi jelang penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019."Yang jelas kita ingin (ketum Golkar) mampu menyatukan semua, pihak yang bisa diterima semua, pihak yang bisa menyatukan semua pihak, berasal dari kader, memahami lama persoalan Golkar, sehingga permasalahan Golkar cepat selsai, Golkar tidak lagi tersandung kasus hukum, itu yang kita pikirkan," kata Kadir saat dihubungi merdeka.com, Kamis (30/11).

airlangga hartarto ©blogspot.com


Ditanya siapa paling pantas antara Airlangga dan Idrus Marham, dia menolak komentar. Begitu juga soal rangkap jabatan Airlangga sebagai menteri Perindustrian jika terpilih jadi ketum Golkar, Kadir menyerahkan sepenuhnya kepada calon.Tapi, Kadir mengatakan, pihaknya tidak bisa membatasi apakah ketum Golkar boleh rangkap jabatan atau tidak nantinya. Dia mengaku tak masalah dengan rangkap jabatan asalkan bisa membagi waktu."Masak orang punya potensi kita batasi, kan enggak bisa juga, kalau presiden butuh dan rakyat butuh enggak bisa kita batasi. Persoalannya adalah apapun, siapapun bisa, yang penting tanggung jawab," katanya.

Plt Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham ©2017 Merdeka.com


Kadir hadir dalam pertemuan dengan Airlangga di rumah dinas Widya Chandra, Jakarta kemarin malam. Tapi, dia tak bisa hadir saat diundang Idrus Marham sebelum acara di rumah Airlangga."Saya enggak ikut (ke Idrus Marham), saya baru malam datang (sampai Jakarta), karena harus selesaikan persoalan di Kaltim, bertemu DPD kabupaten kota," katanya.

Rekomendasi