DPD Golkar Jabar akan sampaikan penolakan Ridwan Kamil di Rapimnas

DPD Golkar Jabar akan sampaikan penolakan Ridwan Kamil di Rapimnas. Rapimnas Golkar akan digelar 18 Desember di Hotel Sultan, Jakarta. Rencananya, Rapimnas akan mengukuhkan keputusan pleno dengan menunjuk Airlangga Hartarto jadi ketum Golkar gantikan Setya Novanto.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DPD Golkar Jabar akan sampaikan penolakan Ridwan Kamil di Rapimnas
rapat pleno Golkar Jabar tolak Ridwan Kamil. ©2017 Merdeka.com/bebey

Pengurus DPD Golkar Jabar menolak rekomendasi dukungan terhadap Ridwan Kamil. Keputusan itu diambil dalam rapat pleno yang digelar di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Jumat (15/12).Sekretaris DPD Golkar Jabar, Ade Barkah mengungkapkan, hasil rapat pleno itu akan dismpaikan pada Rapimnas Golkar di Jakarta pada Senin (18/12)."Sekarang sedang dibuat surat (keputusannya), senin akan kita sampaikan, dan tadi sudah disepakati oleh semua pengurus, bahwa hasilnya mengikat, artinya tidak bisa ditawar-tawar lagi," ucap Ade saat ditemui usai rapat.Rapimnas Golkar akan digelar 18 Desember di Hotel Sultan, Jakarta. Rencananya, Rapimnas akan mengukuhkan keputusan pleno dengan menunjuk Airlangga Hartarto jadi ketum Golkar gantikan Setya Novanto.Ia menyebut, alasan permintaan pencabutan dukungan kepada Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien karena para kader Golkar di daerah melakukan penolakan, meski pihaknya sudah melakukan sosialisasi sesuai arahan DPP.Ade menegaskan, keputusan ini diambil dengan pertimbangan yang matang dan sesuai mekanisme partai. Salah satu indikatornya adalah keputusan rapimda di Karawang yang sudah memutuskan memilih Dedi Mulyadi."Pokoknya pleno tadi bersikap bahwa rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh DPP kami tolak, kami tolak, kami kembalikan. Kami meminta DPP untuk mengeluarkan rekomendasi sesuai dengan kader partai di daerah," ucapnya.Alasan lain tuntutan pencabutan dukungan pun diperburuk dengan sikap Ridwan Kamil yang tidak menunjukan itikad baik untuk berkomunikasi serta menemui pengurua DPD Golkar Jabar."Setelah mendapat rekomendasi, tapi pengantinnya (Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien) tidak ada yang datang, dua-duanya tidak sowan," ucapnya.Pengurus Golkar Jabar yang menghadiri rapat pleno optimiatis tuntutan mereka akan direalisaaikan oleh pengurus DPP. Dengan demikian, Ia mengakui jika besar kemungkinan Ridwan akan ditinggalkan."Ya seperti nya begitu, 91 persen (ditinggalkan)," pungkasnya.

Rekomendasi