Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berencana mempertemukan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan TemanAhok. Pertemuan itu tentu bakal membahas terkait majunya dia sebagai calon gubernur petahana dalam Pilgub DKI 2017.Pertemuan itu, kata Ahok, untuk mengenalkan TemanAhok dan Megawati. "Tiba-tiba Teman Ahok enggak bisa daftarin lagi karena waktunya kan sudah lewat. Mereka juga tulis tangan sendiri, Bu Mega juga suka tulis tangan sendiri. Saya kan kenal Bu Mega, tapi kan TemanAhok belum kenal Bu Mega, masih ada waktu untuk ditemuin," kata Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (25/2).Sejauh ini, Ahok mengakui masih bimbang untuk maju Pilgub DKI 2017 melalui independen atau diusung partai politik. Dia mengatakan saat ini TemanAhok masih mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Jakarta untuk mencapai satu juta orang mencari dukungan di Pilgub DKI."Kalau TemanAhok kumpulin 1 juta kita harus hargain dong. Kalau memang bisa ikut PDIP alangkah baiknya kalau mereka (Teman Ahok) ikut PDIP juga kan. Kalau memang engga mau kita harus pilih dong sudah berjuang 1 juta KTP bagaimana?" ujarnya.Lebih jauh, dirinya mengaku tak keberatan jika partai politik mengusung dirinya, termasuk PDIP. Sebab, dia merasa tak pernah bermasalah dengan partai politik.Dirinya juga tak masalah jika terpilih Gubernur DKI kembali akan dipersulit di Pemprov DKI. "Tapi dukungan itu susah loh. Independen enggak mudah kalau enggak 1 juta KTP bagaimana? Masih banyak persoalan ini. Mengisinya saja setengah mati, 1 juta (KTP) loh," kata dia.
Ahok berencana pertemukan Megawati & TemanAhok bahas Pilgub DKI 2017
Ahok mengakui masih bimbang untuk maju Pilgub DKI 2017 melalui independen atau diusung partai politik.
Rekomendasi