Adu Kuat Jokowi vs Prabowo di Jakarta, Inilah Hasil Surveinya

Sejumlah lembaga telah merilis hasil survei elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi untuk wilayah Jakarta. Siapa yang paling tinggi tingkat elektabilitasnya?

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Adu Kuat Jokowi vs Prabowo di Jakarta, Inilah Hasil Surveinya
Pengundian nomor urut Capres dan Cawapres. ©2018 Liputan6.com/Faizal Fanani

Suara pemilih DKI Jakarta sedang diperebutkan dua paslon Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. Dalam Pemilu 2019, DPT di Jakarta sekitar 7,7 juta.

Besarnya jumlah pemilih Jakarta menjadi target bagi para kandidat meraup suara. Apalagi Jakarta menjadi pusat pusaran politik nasional.

Pasangan Prabowo-Sandi telah menggelar kampanye akbar di Stadion GBK pada Minggu (7/4). Sementara Jokowi-Ma'ruf Amin akan menggelar di tempat yang sama pada Sabtu (13/4). Kedua pasangan itu sama-sama ingin merebut hati warga Jakarta.

Sejumlah lembaga telah merilis hasil survei elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi untuk wilayah Jakarta. Siapa yang paling tinggi tingkat elektabilitasnya? Berikut ulasan dan hasil surveinya:

Pilpres 2014 lalu, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla atau JK berhasil unggul di DKI Jakarta dengan memperoleh 2.859.894 suara atau 53,08 persen. Sedangkan Prabowo-Hatta mendapat 2.528.064 suara atau 46,92 persen. Total suara sah sebesar 5.387.958.

Bagaimana prediksi suara DKI Jakarta untuk Pilpres 2019? Berikut hasil prediksi beberapa lembaga survei:

Survei Litbang Kompas yang dilakukan pada 22 Februari-5 Maret 2019, elektabilitas Prabowo-Sandiaga di Jakarta diprediksi 47,5 persen. Sedangkan Jokowi-Ma'ruf Amin 36,3 persen.

Survei ini diikuti 2.000 responden yang dipilih secara acak dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Tingkat kepercayaannya 95 persen dengan margin of error penelitian plus/minus 2,2 persen.

Survei Charta Politik berdasarkan wilayah pemilih, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul di DKI Jakarta 44,2 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga 40,0 persen. Tidak tahu atau tidak menjawab 15,8 persen.

Survei dilakukan pada 1-9 Maret 2019. Dengan jumlah sampel sebanyak 2.000 responden dengan menggunakan metode sampel acak bertingkat (multistage random sampling), margin of error plus/minus 2,19 persen tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil pilihan capres-cawapres berdasarkan wilayah khususnya DKI Jakarta, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo-Sandi. Jokowi memperoleh 38,8 persen. Sedangkan Prabowo 30,0 persen. Sementara yang memutuskan tidak menjawab sebanyak 31,3 persen.

Survei CSIS ini dilaksanakan selama periode 15-22 Maret 2019 dengan responden 1.960 orang. Sampel diambil secara acak yang terdistribusi secara proporsional di 34 provinsi. Survei ini memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,21 persen.

Rekomendasi