Wapres Ma'ruf Amin Minta ASN Jaga Integritas Cegah Korupsi yang Rugikan Negara

Ma'ruf juga menuturkan reformasi birokrasi adalah pilar penentu keberhasilan visi Indonesia maju. Sebab itu, pemerintah berkomitmen memperkuat dan mempercepat reformasi birokrasi di seluruh kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Wapres Ma'ruf Amin Minta ASN Jaga Integritas Cegah Korupsi yang Rugikan Negara
Wapres Maruf Amin. ©Istimewa

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) menjunjung tinggi integritas. Tanpa integritas yang kuat, para ASN akan sulit mengatasi tekanan hingga ancaman yang membuka peluang terjadi kecurangan.

"Integritas lembaga maupun aparat harus dijaga dan ditegakkan sebagai formula untuk mencegah terjadinya korupsi yang sangat merugikan negara," kata Ma'ruf saat memberikan sambutan dalam acara apresiasi dan penganugerahan zona integrasi WBK/WBBM dalam akun youtube Kementerian PANRB, Senin (21/12).

Jika integritas tidak dijaga, tentunya menghambat pertumbuhan ekonomi, daya saing, hingga investasi. Hingga meningkatnya kemiskinan dan ketimpangan pendapatan.

Ma'ruf juga menuturkan reformasi birokrasi adalah pilar penentu keberhasilan visi Indonesia maju. Sebab itu, pemerintah berkomitmen memperkuat dan mempercepat reformasi birokrasi di seluruh kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah.

"Kita harus memastikan tegaknya integritas birokrasi. Keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi harus didukung dengan upaya yang serius dalam menciptakan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)," ungkap Ma'ruf.

Ma'ruf juga menjelaskan keberhasilan reformasi birokrasi ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta berintegritas. Saat ini perlu untuk memperkuat langkah dan memperluas cakupan zona integritas dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, pelayanan publik yang optimal.

"Kapasitas birokrasi yang handal dan akuntabel, serta SDM aparatur yang profesional," kata Ma'ruf.

Rekomendasi