Sebelum Tewas, Perempuan di Apartemen Depok Berhubungan Badan dengan Pelaku

Setelah melakukan hubungan badan, lalu keduanya berbincang dan terlibat adu mulut. Pelaku yang sudah memendam dendam lalu dengan sadis memukuli korban berkali-kali menggunakan palu.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Sebelum Tewas, Perempuan di Apartemen Depok Berhubungan Badan dengan Pelaku
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Sebelum dibunuh oleh kekasihnya sendiri yaitu FM, ternyata AO melakukan hubungan badan terlebih dahulu. Fakta itu terungkap saat penyidik melakukan rekonstruksi di Apartemen Margonda Residence 5 kamar 2119. Diketahui bahwa FM melakukan pemukulan terhadap janda dua anak itu setelah mereka melakukan hubungan badan.

"Sebelum kejadian pembunuhan tersebut atau eksekusi tersangka ternyata ada persetubuhan dulu. Ini sesuai dengan hasil visum ada sperma dari korban," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Wadi Sabani, Jumat (7/8).

Setelah melakukan hubungan badan, lalu keduanya berbincang dan terlibat adu mulut. Pelaku yang sudah memendam dendam lalu dengan sadis memukuli korban berkali-kali menggunakan palu.

"Kekerasan yang dilakukan tersangka yang pada awalnya hanya mengaku kurang lebih tiga kali di belakangan kepala, ternyata direkonstruksi dan kita sesuaikan dengan hasil visum bahwa lebih dari tiga kali tersangka melakukan kekerasan tersebut," tuturnya.

Saat rekonstruksi juga diketahui kalau korban mengalami luka parah di kepala. Korban mengalami pendarahan dan luka di sekujur tubuh.

"Antara lain di bagian tangan, kaki, paha, bagian perut, bagian bawah juga ada bekas-bekas kekerasan yang diduga dilakukan pelaku ini. Rekonstruksi ini juga sebagai alat bukti untuk langkah selanjutnya di persidangan kegiatan rekonstruksi ini bisa dijadikan sebagai bukti petunjuk untuk meyakinkan hakim telah terjadi satu tindak pidana," ungkap Wadi.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pelaku melakukan pembunuhan secara berencana. Pasalnya, FM sudah membawa sejumlah alat yang digunakan untuk memukuli korban.

"Betul (direncanakan) karena barang-barang sudah dipersiapkan pelaku di rumahnya. Dan digunakan oleh pelaku," katanya.

Pelaku FM dan korban adalah AO yang merupakan sepasang kekasih. Mereka sudah menjalin hubungan tiga tahun lebih. Pelaku merupakan duda. Namun saat menjalin kasih, FM merasa kesal karena AO juga berhubungan dengan pria lain. Hal itu yang membuatnya gelap mata dan akhirnya menghabisi nyawa korban. Kini FM pun mendekam di sel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Rekomendasi