Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis Baduy Masih Pelajar

Ketiganya ditangkap di tempat berbeda. AMS ditangkap di daerah Palembang Sumatera Selatan dan AR dan MF ditangkap di Nagayati, Lewidamar, Kabupaten Lebak.

Dwi Prasetya
Oleh Dwi Prasetya - Reporter
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis Baduy Masih Pelajar
Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosaan Dan Pembunuhan Gadis Baduy Dibawah Umur. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Pihak kepolisian berhasil menangkap tiga pelaku pembunuhan sadis terhadap S (13), gadis baduy warga Kampung Karakhal, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak. Ketiga pelaku berinisial AMS (19) dan AR (15) dan MF (16) warga Leuwidamar, Lebak.

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengatakan satu pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan keji berinisial AR. Pelaku ini masih duduk di kelas 2 Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ketiganya ditangkap di tempat berbeda. AMS ditangkap di daerah Palembang, Sumatera Selatan dan AR dan MF ditangkap di Nagayati, Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

"Ada satu di bawah umur 15 tahun semua mempunyai peran yang sama," kata Dani di Mapolda Banten, Kota Serang, Kamis (5/9).

Kendati salah satu pelaku di bawah umur, polisi tetap menetapkan menjerat dengan pasal 340 KUHP. Meskipun begitu akan disesuaikan dengan Undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem pidana peradilan anak.

"Secara otomatis hukumannya pasti setengahnya," katanya.

Sebelumnya, remaja baduy ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di gubuk ladang huma, Kecamatan Cisimeut, Kabupaten Lebak Jumat (30/8).

Saat ditemukan, korban tewas dengan sejumlah luka sobek di wajah, bahu dan lengannya. Bahkan, sebelum dibunuh korban diduga diperkosa terlebih dahulu oleh pelaku.

Kasus pemerkosaan disertai pembunuhan ini sempat membuat geger warga. Karena kasus seperti itu baru pertama kali terjadi pada warga suku baduy.

Rekomendasi