Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rekaman CCTV perlihatkan reaksi Mirna usai tenggak kopi 'sianida'

Rekaman CCTV perlihatkan reaksi Mirna usai tenggak kopi 'sianida' Rekaman CCTV Mirna. ©2016 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Jaksa penuntut umum (JPU) memperlihatkan rekamanan CCTV di persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Terlihat reaksi Mirna usai menenggak kopi bersianida di Kafe Olivier Grand Indonesia.

Mirna ada di kafe tersebut bersama Boon Juwita alias Hani dan Jessica Kumala Wongso. Dalam kasus ini Jessica sudah menjadi terdakwa dengan sangkaan pembunuhan berencana.

Saat awal datang ketiga wanita ini sempat cipika cipiki, Jessica lebih dahulu datang dan memesankan kopi. Mirna duduk di tengah lalu mencicipi kopi Vietnam. Sesaat setelah itu kejadian mengerikan terjadi.

rekaman cctv mirna

Rekaman CCTV Mirna ©2016 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Mirna merasakan sesuatu yang aneh ada dalam kopinya. Dia pun mengibas-ngibaskan tangannya persis di depan mulutnya seperti orang kepanasan. Dia juga sempat bersandar di bahu Hani.

Melihat situasi ini Hani mencoba mencari menu yang bisa menetralisir kondisi Mirna. Sedangkan Jessica beranjak dari tempat duduknya untuk memanggil pelayan.

rekaman cctv mirna

Rekaman CCTV Mirna ©2016 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

rekaman cctv mirna

Rekaman CCTV Mirna ©2016 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Tak lama Mirna menyandarkan kepalanya ke kursi. Kondisinya pun sudah semakin memburuk. Akhrinya para pelayan dan beberapa tamu berdatangan. Mirna sempat dibawa ke klinik mal tersebut, sebelum akhirnya di rujuk ke RS Abdi Waluyo.

Nyawa Mirna tidak tertolong. Hasil autopsi menyebut kematian Mirna akibat racun sianida yang dicampur ke kopinya.

Hani sendiri sempat mencicipi sedikit kopi tersebut. Dia pun sontak kaget karena rasanya tidak karuan. "Karena saat coba, lidah kaget. Ini kopi atau apaan ya? Kok enggak enak banget. Saya enggak lepeh," cerita Hani.

"Rasanya panas, pahit, dan pedas. Saya merasa ini tidak bukan kopi yang biasanya," kata Hani saat bersaksi, Rabu (13/7).

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP