Ratusan Botol Miras Siap Edar saat Malam Takbiran Disita Polisi

Ratusan botol minuman keras tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Garut kota bersama pemiliknya yang berinisial AM (41) dan OS (56).

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Ratusan Botol Miras Siap Edar saat Malam Takbiran Disita Polisi
Ratusan botol miras di Garut disita. ©2020 Merdeka.com

Dua orang warga Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (22/5) terpaksa diamankan anggota Polsek Garut Kota. Keduanya diketahui menyetok ratusan botol minuman keras (miras) di rumahnya untuk dijual di malam takbiran.

Panit Reskrim Polsek Garut Kota, Ipda Amirudin Latif mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga tentang adanya kegiatan mencurigakan di salah satu rumah sebelum mengamankan pemilik dan ratusan botol minuman keras.

"Warga mencurigai adanya rumah yang diduga menjadi tempat penyimpanan minuman keras. Lokasinya di kelurahan Kota Kulon dan Regol," kata Amirudin saat dikonfirmasi.

"Berbekal laporan tersebut kita terjun ke lokasi yang disebutkan, karena kita memang sedang melaksa akam KKYD (kegiatan kepolisian yang ditingkatkan," sambung dia.

Sesampainya di lokasi, pihaknya langsung melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda. Awalnya, pihaknya merasa kesulitan mencari minuman keras tersebut karena pemiliknya menyimpan di lokaso yang cukup tersembunyi. Namun berkat kejelian polisi, ratusan botol minuman keras pun ditemukan.

Ratusan botol minuman keras tersebut langsung dibawa ke Mapolsek Garut kota bersama pemiliknya yang berinisial AM (41) dan OS (56).

"OS ini diketahui merupakan pensiunan, tapi mengaku uang pensiunannya tidak cukup sehingga nekat menjual minuman keras," katanya.

Di Mapolsek Garut Kota, Amir menyebut kedua pemilik minuman keras mengaku miras tersebut akan dijual di malam takbir. Kedua pemilik menyebut angka pembelian minuman keras di malam takbir akan lebih banyak dibanding hari biasa.

Amir mengaku pihaknya akan terus melakukan razia minuman keras menjelang datangnya lebaran. Ia menyebut bahwa angka kejahatan dan kekerasan di malam takbiran akan meningkat karena pelakunya selalu ada di bawah pengaruh minuman keras.

"Untuk menjaga kondusifitas Garut dari kejahatan dan kekerasan di malam takbir, maka kita harus lebih giat merazia miras," tutupnya.

Rekomendasi