Kepolisian Republik Indonesia masih mengupayakan deteksi dini adanya agenda makar dalam aksi unjuk rasa pada 2 Desember nanti. Polisi bakal terus memonitor adanya gerakan bakal mengganggu keamanan bangsa dan negara saat aksi itu berlangsung."Kita sifatnya lebih kepada upaya deteksi dini, polisi kan segala macam dideteksi, dimonitor mana gangguan atau bahaya bagi masyarakat dan negara," Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/11).Kendati begitu, Boy berharap aksi tidak disusupi kelompok tertentu, mengingat aksi unjuk rasa bakal diisi kegiatan doa dan zikir. Dia meminta semua pihak memanfaatkan momen tersebut untuk kebaikan negara Indonesia."Karena ini ibadah suci semua pihak manfaatkan momen itu ke Tuhan Yang Maha Esa untuk dapatkan kebaikan," ujar dia.Pada kesempatan itu, Boy mengingatkan semua pihak tidak bertanggungjawab jangan mengganggu agenda super damai di Monas nanti."Ingatkan ke mereka yang punya niat enggak baik, manfaatkan tindakan kriminal atau mengarah ke perbuatan anarkis jangan bergabung," pungkas Boy.
Polri lakukan deteksi dini soal tiap gangguan aksi 2 Desember
Kepolisian Republik Indonesia masih mengupayakan deteksi dini adanya agenda makar dalam aksi unjuk rasa pada 2 Desember nanti. Polisi bakal terus memonitor adanya gerakan bakal mengganggu keamanan bangsa dan negara saat aksi itu berlangsung.
Rekomendasi