Bulan Ramadan akan segera tiba. Saat ini Satuan Lalu Lintas Polres Garut menyiapkan pengamanan jalur yang akan dilewati para pemudik, salah satunya adalah jalur selatan nasional.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Rizky Adi Saputro menyebut bahwa Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Pol Refdi Andri sempat meninjau sebagai penelitian di jalur selatan yang masuk ke wilayah Polres Garut.
"Dalam kunjungan Bapak Kakorlantas pada Jumat (26/4), ada arahan setelah dilakukan penglihatan atau penelitian bersama instansi terkait dari pusat dan Provinsi Jawa Barat. Memang sebelumnya yang dicek adalah jalur tol sampai Jawa Tengah lalu pulangnya melewati jalur selatan ini," kata Rizky di Mapolres Garut, Sabtu (27/4).
Saat melewati jalur selatan, sebut Rizky, Kakorlantas sempat berhenti di Pasar Limbangan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut. Kakorlantas melihat terjadi perubahan situasi di banding tahun sebelumnya.
"Memang ada pembangunan bangunan baru yang menyebabkan aktivitas ekonomi di sekitar Pasar Limbangan bertambah, sehingga efeknya memengaruhi arus lalu lintas di sekitarnya. Arahan dari Bapak Kakorlantas agar kanalisasi maksimal seperti tahun lalu dilaksanakan kembali," jelasnya.
Selain Pasar Limbangan, Kakorlantas sempat mengarahkan untuk memperhatikan Pasar Lewo. Namun secara umum di wilayah Kabupaten Garut, disebut Rizky terdapat delapan hingga sembilan daerah berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
"Ada juga harapannya lainnya, yaitu kompensasi Pemerintah Kabupaten Garut terhadap pengusaha andong tetap dilaksanakan. Bahkan kalau perlu diperpanjang. Kalau sebelumnya kan hanya 7 hari. Kalau bisa full H-7 hingga H+7," katanya.