Panglima TNI mau tembak orang Papua yang bunuh anak buahnya

Reporter : Yulistyo Pratomo | Jumat, 22 Februari 2013 22:00




Panglima TNI mau tembak orang Papua yang bunuh anak buahnya
Panglima TNI Agus Suhartono. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Serangan yang dilakukan kelompok bersenjata sebanyak dua kali di Tingginambut dan Sina, Puncak Jaya, Papua membuat geram Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. Agus kehilangan delapan orang anggota TNI dan empat warga sipil tewas akibat tembakan sipil bersenjata.

"Kalau ketemu saya tembak juga itu," kata Laksamana Agus Suhartono di Istana Presiden, Sabtu (22/2).

Atas kejadian itu, pemerintah lantas bertindak cepat dan segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku penyerangan. Meski demikian, penindakan tidak dilakukan sembarangan, aparat akan melakukan pengintaian lebih dulu terhadap lokasi-lokasi yang dicurigai.

"Amati betul-betul, siapa ini (pelaku penyerangan), posisinya di mana," kata Agus.

Dalam melakukan pengejaran terhadap para pelaku penyerangan, saat ini TNI bekerja sama dengan Polri. Penegakkan hukum merupakan tanggung jawab polisi.

"Sekarang kita bersama-sama cari siapa, di mana jumlahnya, berapa. Kalau sudah tahu persis, baru penegakan hukum," ungkapnya.

Sebelumnya, delapan personel TNI dan empat warga sipil tewas akibat ditembak kelompok sipil bersenjata di dua lokasi berbeda yakni di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya dan di Sinak, Kabupaten Puncak, Kamis (21/2).

Delapan personel TNI yang tewas di Sinak yakni Sertu Ramadhan, Sertu M Udin, Sertu Frans, Pratu Mustofa, Pratu Edi, Praka Jojo Wiharjo dan Praka Wempi. Sedangkan yang tewas di Tingginambut adalah Pratu Wahyu Wibowo.

Sementara, empat warga sipil yang tewas adalah Yohanis, Uli, Markus dan satu orang lagi belum diketahui. Pagi tadi saat hendak mengevakuasi jenazah personel TNI di Sinak, helikopter TNI jenis MI 17 ditembaki orang tak dikenal sekitar pukul 08.26 WIT. Akibatnya, tiga awak heli terluka.

Lettu Amang mengalami luka tembak di jari kelingking sebelah kiri, Mayor Asep terkena rekoset hingga menyebabkan memar di paha bagian kanan, sementara Kapten Tata mengalami memar di lengan kanan akibat serpihan.

[ian]

KUMPULAN BERITA
# Penembakan Papua

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Perwakilan warga surati Jokowi, minta putra Kalsel jadi menteri
  • Jokowi panggil Saleh Husin ke Istana
  • Bocah hamil 5 bulan usai dicabuli ayah 3 kali, guru agama 6 kali
  • Jokowi diminta tak ulangi kesalahan kemenko era SBY
  • Datangi Istana, relawan Jokowi tolak Rini Soemarno jadi menteri
  • KontraS minta Jokowi tak angkat Wiranto menteri karena kasus HAM
  • Syafii Maarif: Langkah Jokowi susun kabinet cerdik, saya suka
  • Malam satu suro, berkah bagi umat Islam, mistis bagi warga Jawa
  • Kenaikan harga tak mampu cegah kuota BBM subsidi jebol
  • Bintang ''Running Man' ini ingin rasakan enaknya mi goreng
  • SHOW MORE