Dispusip Sigi Perkuat Literasi Warga Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Dispusip Sigi gencar memperkuat literasi warga melalui kolaborasi lintas sektor dan optimalisasi peran perpustakaan desa, guna meningkatkan kemampuan membaca masyarakat di Sigi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Dispusip Sigi Perkuat Literasi Warga Melalui Kolaborasi Lintas Sektor
Dispusip Sigi gencar memperkuat literasi warga melalui kolaborasi lintas sektor dan optimalisasi peran perpustakaan desa, guna meningkatkan kemampuan membaca masyarakat di Sigi. (AntaraNews)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), secara aktif memperkuat tingkat literasi masyarakat di wilayahnya. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Selain itu, optimalisasi peran perpustakaan desa juga menjadi fokus utama dalam program peningkatan literasi ini.

Kepala Bidang Perpustakaan Dispusip Kabupaten Sigi, David Bagia, menyatakan bahwa peningkatan literasi di Sigi terus digelorakan guna memastikan seluruh siswa memiliki kemampuan membaca yang baik. Peningkatan literasi ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah, mengingat pentingnya kemampuan membaca sebagai fondasi pendidikan dan kemajuan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama erat dari berbagai pihak.

Kolaborasi lintas sektor ini melibatkan seluruh pihak, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk menjawab tantangan tersebut. Salah satu strategi yang diusung adalah pengembangan dan pengelolaan perpustakaan. Sementara itu, sekolah-sekolah akan fokus pada pembinaan langsung kepada para siswa.

Strategi Peningkatan Literasi di Lingkungan Sekolah

David Bagia menjelaskan bahwa penguatan literasi di sekolah dilakukan dengan mendorong efektivitas aturan wajib membaca. Aturan ini mewajibkan siswa untuk membaca setidaknya satu hari dalam sepekan di lingkungan sekolah. Langkah ini diharapkan tidak hanya menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini, tetapi juga meningkatkan akses siswa terhadap beragam informasi dan pengetahuan.

Sebagai contoh, beberapa sekolah di Kecamatan Nokilalaki telah menerapkan program membaca 30 menit setiap pekan. Program ini merupakan inisiatif positif untuk meningkatkan minat baca siswa. Namun, David menyarankan agar kegiatan tersebut dilengkapi dengan tugas merangkum.

Penambahan tugas merangkum bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap bacaan. Selain itu, tugas ini juga dapat mengasah keterampilan menulis mereka. Dengan demikian, program membaca tidak hanya sekadar aktivitas, tetapi juga sarana pengembangan kompetensi yang holistik bagi para pelajar.

Optimalisasi Peran Perpustakaan Desa dan Taman Bacaan Masyarakat

Ke depan, Dispusip Sigi juga berkomitmen kuat untuk terus mendorong pengembangan Perpustakaan Desa di seluruh Kabupaten Sigi. Hal ini mengingat dari total 176 desa yang ada, masih banyak yang belum memiliki fasilitas perpustakaan aktif. Kondisi ini menunjukkan potensi besar yang bisa digarap untuk memperluas jangkauan layanan literasi kepada masyarakat luas.

David Bagia merinci, saat ini ada 20 desa yang telah menerima bantuan dari Perpusnas untuk fasilitas perpustakaan. Selain itu, 60 desa lainnya mendapatkan hibah buku dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Sementara itu, jumlah Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Sigi tercatat belum mencapai 10 unit, menunjukkan perlunya peningkatan infrastruktur literasi di tingkat komunitas.

Penguatan perpustakaan desa kini diarahkan pada inovasi tata kelola agar fasilitas yang ada semakin menarik bagi masyarakat. Pemerintah desa memiliki peluang besar untuk menghadirkan ruang baca yang kreatif. Ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan momentum hari besar nasional, seperti melalui penyediaan pojok baca atau penyelenggaraan lomba berpuisi.

Inisiatif semacam ini diharapkan dapat menarik lebih banyak warga untuk datang dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Dengan demikian, tujuan peningkatan Literasi Warga Sigi dapat tercapai secara optimal, menciptakan masyarakat yang lebih gemar membaca dan berpengetahuan luas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi