Program pasangan calon (Paslon) Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno membuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya semakin takjub. Program paslon nomor urut dua ini banyak mengakomodir kepentingan anak muda untuk berkreasi.
"Lihat saja, banyak program yang dikeluarkan Gus Ipul dan Mbak Puti berkaitan dengan anak muda," kata Ketua DPC Sukolilo, Surabaya, Ridho, Selasa (6/3). Kondisi itu yang membuat DPD PSI Kota Surabaya nekat untuk bergabung dengan Gus Ipul dan Puti, meskipun harus berseberangan dengan DPW PSI Jawa Timur.
Program yang bakal bersentuhan dengan pemilih millennial diantaranya adalah Dik Dilan (Pendidikan Digratiskan Berkelanjutan), Satria Madura (Satu Triliun untuk Madura), Desa Cemara (Desa Cerdas Maju Sejahtera), Tebar Jala (Pusat Ekonomi Baru Jalur Selatan), dan Madin Plus Berkelanjutan. Kemudian 'PKH (Program Keluarga Harapan) Super', 'Mas Metal (Masyarakat Melek Digital)', dan 'Seribu Dewi (Seribu Desa Wisata)'.
Dari program tersebut, digital menjadi program penting dalam pengembangan. Hal itu sama dengan apa yang diinginkan PSI. Saat ini, PSI dinilai besar karena menguasai media sosial dan akhirnya dinilai sah sebagai peserta pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang.
"Jadi kita bergabung dengan paslon nomor urut dua bukan tanpa konsep. Banyak yang akan kita kerjakan," ujarnya.
Nantinya, lanjut Ridho, PSI akan bergabung dengan tim pemenangan Gus Ipul-Puti, dan meminta untuk mengelola media sosial (medsos)-nya. Karena, PSI yakin memiliki kemampuan untuk mengembangkan medsos sebagai upaya untuk merangkul pemilih pemula, atau pemilih millennial.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya ©2018 Merdeka.com
Untuk masuk ke dunia pemilih millennial, Ridho mengungkapkan memiliki trik-trik yang harus difahami bersama. Selama mengembangkan PSI, banyak anak muda yang menangani sistem pendekatan cara anak muda. Kelebihan itulah yang nantinya akan ditawarkan kepada Gus Ipul dan Puti.
"Konsep kita kepada pendekatan anak muda akan kita paparkan. Kita juga minta untuk bergabung dengan tim medsos-nya, supaya bisa mengenai sasaran pemilih millennial," ujar Ridho.
Ketua DPD PSI Surabaya, Erwin Oktawijaya mengatakan, pihaknya masih melakukan rapat internal untuk ikut terlibat dalam pemenangan Gus Ipul-Puti. Menurut dia, pihaknya akan mendatangi Gus Ipul-Puti untuk silaturrahim dan menetapkan sebagai tim pemenangan. "Kita nanti akan sowan ke Gus Ipul atau mbak Puti. Kita akan terlibat langsung nantinya dalam pilgub," katanya.
Disinggung apakah tidak terlambat untuk bergabung, Erwin menegaskan tidak ada kata terlambat. Jika masih ada yang dikerjakan untuk ikut terlibat demi kesejahteraan masyarakat, maka PSI akan hadir untuk terjun langsung. "Tidak ada kata terlambat, waktunya kan masih panjang," ujar dia.