Mahfud MD Cerita Eks Mensos Juliari Pernah Ngeluh Ketatnya Pakai Uang Negara

Awalnya, Mahfud menceritakan, dengan munculnya pandemi di Indonesia seluruh pihak mendapatkan hikmah. Mulai dari sektor pendidikan hingga birokrasi keuangan. Beberapa menteri pun takut jika mengeluarkan uang tanpa prosedur nantinya akan dijerat kasus korupsi.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Mahfud MD Cerita Eks Mensos Juliari Pernah Ngeluh Ketatnya Pakai Uang Negara
Mahfud MD. ©2021 Merdeka.com

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menceritakan, mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara sempat mengadu kepadanya terkait birokrasi keuangan yang berbelit. Hal tersebut, kata Mahfud, disampaikan saat awal-awal pandemi Covid-19 menimpa Indonesia.

Awalnya, Mahfud menceritakan, dengan munculnya pandemi di Indonesia seluruh pihak mendapatkan hikmah. Mulai dari sektor pendidikan hingga birokrasi keuangan. Beberapa menteri pun takut jika mengeluarkan uang tanpa prosedur nantinya akan dijerat kasus korupsi.

"Prosedurnya ketat sekali yang dikeluarkan BPK, sehingga ada yang mengadu kami punya anggaran aturannya begini-begitu dan nanti kita dikorupsikan. Nah di antara yang mengadu ke saya, pak Juliari Batu Bara, Mensos, datang kepada saya, gimana pak ini kami punya uang, tetapi tidak disalurkan karena keuangan harus begini-begini, kalau salah sedikit dianggap temuan, padahal harus disalurkan," kata Mahfud menceritakan saat membuka diskusi virtual 'Ekonomi dan Politik, Sabtu (26/6).

Mahfud pun bertemu ketua BPK. Kemudian menyampaikan keluhan beberapa menteri tersebut. Hal tersebut agar membuat uang yang dikeluarkan tidak berbelit dan tidak menyebabkan masalah.

"Kalau dulu anda mengeluarkan uang, kalau sejumlah sekian harus ada ditanda tangani diatas materai sekian, dokumen yang harus disiapkan ini sekarang enggak. Bahkan menimbulkan juga sekarang kirimkanlah ke rekening masing-masing orang, dibuka saja rekeningnya siapa yang dapat bansos dibukakan rekeningnya," ungkapnya.

Cara-cara mudah tersebut pun saat ini muncul, kata Mahfud, lantaran pandemi Covid-19. Dengan sistem memudahkan untuk memberikan bantuan sosial. Tidak hanya itu, dalam sebuah pertemuan juga, kata Mahfud, saat ini bisa dilakukan dengan singkat tanpa bertemu langsung cukup menggunakan virtual.

"Sehingga kesulitan itu selalu ada hikmah yang kita ambil," ungkapnya.

Rekomendasi