Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyampaikan belum ada bukti aliran uang suap yang diterima Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, ke partai Golkar. Diketahui Rahmat merupakan politikus Golkar.
"Apakah uang mengalir ke partai politik? Saya mengatakan sampai hari ini belum terungkap," kata Firli dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kamis (6/1).
Namun, Firli memastikan bahwa pengusutan aliran uang akan terus ditindaklanjuti oleh penyidik. Dengan demikian, dia mengatakan segala potensi pengembangan kasus akan ditindaklanjuti oleh penyidik.