Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat, mengklaim menemukan obat tradisional penawar Covid-19. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengapresiasi temuan itu tetapi obat tradisional yang dimaksud ramuan untuk meningkatkan stamina.
"Adapun yang sudah kami terima termasuk juga dari Gubernur NTT, lebih kepada upaya untuk meningkatkan stamina," jelas Doni dalam siaran telekonferensi, Selasa (12/5).
Dia menjelaskan, obat-obat tradisional tersebut harus melalui tahap uji klinis. Saat ini, ada beberapa obat tradisional yang sedang dilakukan uji klinis dan tinggal menunggu hasilnya.
"Manakala formulasi dari ramuan tradisional ini tidak ada yang membahayakan kesehatan pasien ada yang sudah diuji coba. Adapun keberhasilan lebih lanjut kami masih tunggu dari RS," jelas Doni.
Sebelumnya, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, mengklaim telah menemukan obat tradisional yang mampu menyembuhkan Covid-19. Bahkan katanya, temuan itu sudah dia komunikasikan dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Monardo.
"Pemerintah NTT telah mengirim ramuan obat tradisional itu kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Doni Monardo guna membantu menyembuhkan pasien positif Covid-19," kata Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan penandatanganan kerja sama pengawasan penggunaan dana COVID-19 dengan Kejaksaan Tinggi serta BPKP NTT di Kupang. Demikian dikutip dari Antara, Senin (11/5).
Dia mengatakan, penelitian terhadap obat ini akan terus dilakukan karena mampu menyembuhkan Covid-19. "Kami sudah kirim ke Jakarta untuk digunakan dalam menyembuhkan pasien COVID-19," kata Viktor didampingi Wakil Gubernur NTT, Josep A Nae Soi.
Viktor menyebutkan ramuan tradisional yang dia maksud sering digunakan warga NTT menyembuhkan beberapa jenis penyakit.
"NTT kaya dengan ramuan tradisional untuk berbagai jenis penyakit. Ramuan tradisional untuk Covid-19 itu sudah dikirim ke Jakarta untuk digunakan dalam penanganan pasien COVID-19," ucapnya.