Kapolri Sebut Firli Tak Harus Mundur dari Polri Setelah Dilantik Jadi Ketua KPK

Kapolri Idham memastikan Firli tidak akan rangkap jabatan. Dia mengatakan, Firli tidak perlu mundur sebagai anggota Polri. Idham mengutip UU KPK Pasal 29. Tetapi Firli harus melepaskan jabatan struktural di institusi Polri.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Kapolri Sebut Firli Tak Harus Mundur dari Polri Setelah Dilantik Jadi Ketua KPK
Firli Bahuri. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Kapolri Jenderal Idham Azis menjelaskan pengangkatan Irjen Firli Bahuri sebagai Kabaharkam Mabes Polri. Penjelasan Idham menyusul pertanyaan yang dilontarkan Ketua Komisi III Herman Herry.

Pertanyaan ini terlontar karena pada Desember 2019 Firli bakal mengisi jabatan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu Herman merasa Kapolri perlu menjelaskan kepada publik mengenai pengangkatan Firli.

"Menurut saya perlu Kapolri menjelaskan karena ini pertanyaan publik sekarang ini adalah, apakah Komjen Firli dengan diangkat menjadi Kabaharkam dan kebijakan ini tidak terjadi rangkap jabatan saya kira perlu penjelasan resmi Kapolri," ujar Herman.

Kapolri Idham memastikan Firli tidak akan rangkap jabatan. Dia mengatakan, Firli tidak perlu mundur sebagai anggota Polri. Idham mengutip UU KPK Pasal 29. Tetapi Firli harus melepaskan jabatan struktural di institusi Polri.

"Tidak harus mengundurkan diri sebagai anggota Polri melainkan harus melepaskan jabatan struktural atau jabatan lainnya," kata Idham.

Idham akan mencari pengganti Firli sebagai Kabaharkam ketika dia resmi dilantik menjadi pimpinan KPK pada 20 Desember 2019.

"Sebelum dilantik kita akan cari gantinya. Tidak mungkin Pak Firli rangkap jabatan," kata Idham.

Firli Promosi Jadi Bintang 3

Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan surat telegram rahasia bernomor ST/3020/XI/KEP/2019. Di dalamnya berisi rotasi sejumlah pejabat tinggi dan menengah Polri.

Berdasarkan TR dan kehadiran, tampak Irjen Firli dilantik atas jabatan barunya sebagai Kabaharkam Polri. Dia menggantikan Komjen Condro Kirono yang kini menempati posisi Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.

Posisi Firli yang sebelumnya merupakan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), diisi oleh Irjen Priyo Widyanto yang sebelumnya merupakan Kapolda Kalimantan Timur.

Jabatan Kapolda Kalimantan Timur kini dijabat oleh Irjen Muktiono.

Selanjutnya, Irjen Refdi Andri yang sebelumnya menjabat sebagai Kakorlantas Polri, diangkat sebagai Koorsahli Kapolri. Posisinya kemudian dijabat oleh Brigjen Istiono yang sebelumnya merupakan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung.

Adapun jabatan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, ditempati oleh Brigjen Anang Syarif Hidayat yang sebelumnya merupakan Dirpoludara Korpolairud Baharkam Polri.

Rekomendasi